Ditemukan Rekening Penampungan Pungli Hampir 1 Triliun

Ditemukan Rekening Penampungan Pungli Hampir 1 Triliun

Bongkar muat kontainer berlangsung hingga malam hari. (foto - ist)

Jakarta - Tim Satgas Bareskrim Polri bersama  Ditkrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, selesai melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional PT Pelindo III Rahmad Satria. Ia terkena operasi tangkap tangan (OTT), terkait kasus pungli di Pelabuhan Tanjung Perak.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan, dalam OTT itu Satgas Pungli mengamankan dua buah kontainer berisi kulit. "Terhadap tersangka kini sudah dilakukan penahan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Menurut Boy, dari pemeriksaan kedua kontainer itu petugas menemukan adanya bukti pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh PT Akara, dengan cara kontainer dikarantinakan sebelum dikeluarkan TPS. "Penarikan dan pengecekan itu dilakukan setelah SPPB dan terbit SP2," katanya.

Petugas juga mendapati segel pelayaran yang dipotong, kemudian diganti dengan segel botol PT Akara serta stiker karantina. Penggantian segel itu dipungut biaya sebesar Rp 500.000 per kontainer. "Bahkan ada kontainer yang masih di Singapura dan termasuk dalam satu EMKL, langsung dipungut biaya Rp 250.000," katanya.

Boy mengungkapkan, dari hasil OTT  polisi mengamankan rekening yang diduga digunakan untuk menampung pungli. Nilainya hampir mencapai Rp 1 triliun. "Rekeningnya atas nama Augusto Hutapea, ada rekening BCA Rp 2,3 miliar lalu empat rekening BRI dengan total masing-masing Rp 2 miliar, Rp 3 miliar, Rp 1 miliar dan Rp 800 juta," kata Boy.

Polisi terus melakukan pengembangan dengan memeriksa empat saksi, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Mereka di antaranya, AH selaku Dirut PT Ankara, DH selaku Komisaris PT Ankara, H selaku karantina pertanian dan CS sebagai karantina pertanian.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT Pelindo III Rahmad Satria ditangkap di kantornya dengan barang bukti berupa beberapa dokumen aliran dana yang masuk ke Pelindo III. Dugaan Pungli itu terjadi ketika proses pemeriksaan kontainer yang masuk di Terminal Petikemas Surabaya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,