Korban Tewas Tabrakan Kereta di Pakistan Jadi 21 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta di Pakistan Jadi 21 Orang

Korban tewas akibat tabrakan dua kereta di wilayah Karachi Pakistan bertajmbah menjadi 21 orang. (foto - Reuters)

Islamabad - Korban tewas akibat tabrakan dua kereta penumpang di Kota Pelabuhan Karachi Pakistan, Kamis pagi terus bertambah menjadi 21 orang. Sementara menurut pejabat rumah sakit, korban yang mengalami luka 45 orang.
 
Menurut Juru Bicara Rumah Sakit Jinnah di Karachi, Seemi Jamali sejauh ini 21 mayat dan 45 korban cedera telah dibawa ke rumah sakit. Dua anak kecil dan tiga perempuan termasuk di antara korban yang tewas.
 
Seperti dikutip dari kantor berita Xinhua, Jumat (4/11/2016) Wakil Inspektur Perusahaan Kereta Pakistan Nazir Aziz mengatakan, kecelakaan itu terjadi ketika kereta penumpang Farid Express bertabrakan dengan kereta penumpang Zakria Express di dekat kota kecil Qaddafi di Karachi.

"Menurut informasi awal, Farid Express sedang menunggu izin di Stasiun Kereta Kota Qaddafi dan Zakria Express, yang datang di jalur yang sama dari arah yang sama menabrak bagian belakangnya saat masinis gagal menghentikan kereta meski ada sinyal merah," katanya.

Sebelumnya, Aziz menyatakan, petugas sinyal gagal mengalihkan Zakria Express ke rel lain. Kedua kereta datang dari Provinsi Punjab di bagian timur negeri tersebut. "Lalu-lintas kereta dihentikan sepenuhnya sampai pekerjaan penyelamatan selesai," kata pejabat perusahaan kereta.

Tiga gerbong Farid Express mengalami rusak parah, sedangkan dua gerbong lainnya rusak sebagian dalam kecelakaan itu. Petugas penyelamat masih sibuk memotong salah satu gerbong untuk menyelamatkan seorang penumpang, yang terperangkap di dalamnya.

Menurut pejabat rumah sakit, korban jiwa bisa bertambah sebab beberapa orang yang cedera berada dalam kondisi kritis di rumah sakit. Mereka menderita luka parah di bagian kepala dan tengkuk.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menyampaikan belasungkawa sehubungan dengan kecelakaan itu. Ia mengarahkan otoritas terkait untukmemberikan pertolongan terbaik kepada korban cedera. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,