Aksi 4 November Ricuh, 7 Orang Luka Minimarket Dijarah Massa

Aksi 4 November Ricuh, 7 Orang Luka Minimarket Dijarah Massa

Minimarket di Jalan Gedong Panjang Penjaringan Jakarta Utara dirusak massa yang berujung aksi penjarahan. (foto -ist)

Jakarta -  Aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berakhir ricuh, Jumat (4/11/2016) malam. Dilaporkan sedikitnya tujuh orang mengalami luka dalam peristiwa itu.

Menurut Kepala Biro Penerangan Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Agus Rianto, ada tiga personel kepolisian yang menjadi korban kericuhan.

Namun, tak dijelaskan lebih rinci identitas anggota polisi yang terluka akibat serangan para demonstran tersebut. "Infonya ada tiga anggota Polri yang terluka," kata Agus. menurutnya, ada empat pengunjuk rasa mengalami luka, tapi belum diketahui identitasnya.

Sementara itu, massa di kawasan Penjaringan merusak minimarket yang ada di Jalan Gedong Panjang Penjaringan Jakarta Utara. Perusakan itu berujung pada aksi penjarahan.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M. Iriawan membenarkan aksi penjarahan di sebuah minimarket di Penjaringan Jakarta Utara itu. Massa diketahui merangsek masuk minimarket dan mengambil barang-barang di dalamnya. "Anggota sudah ke sana untuk menjaga," katanya.

Meski demikian, Iriawan mengaku belum mendapat informasi utuh terkait insiden tersebut. "Kami belum tahu siapa yang melakukan penjarahan," katanya.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu menyatakan, jajarannya segera melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku penjarahan. Pihaknya segera mengerahkan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan patroli di seluruh wilayah ibukota, untuk mencegah tindakan yang tidak diinginkan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,