Mobil Rombongan Mahasiswa UGM 'Terjun' ke Jurang 200 M

Mobil Rombongan Mahasiswa UGM 'Terjun' ke Jurang 200 M

Evakuasi mobil Avanza yang ditumpangi delapan mahasiswa UGM dari dasar jurang setelah terjun sedalam 200 meter. (foto - Tribun Jogja)

Pasuruan - Rombongan mahasiswa Program Studi (prodi) Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta masuk jurang sedalam 200 meter, di Dusun Sugro Desa Andonosari Kecamatan Nongkojajar Pasuruan Jawa Timur, Sabtu siang. Dalam kecelakaan itu, dua orang mahasiswa meninggal dunia.

Sekretaris Prodi Magister Psikologi UGM, Haryanto menyatakan rombongan mahasiswa yang kecelakaan tersebut mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza. Para mahasiswa tersebut tengah dalam perjalanan wisata seusai melakukan PKL.

"Kami masih tunggu informasi dari pihak yang ada di sana. Para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Alam Kota Malang, dan sebagian ke Puskesmas Nongkojajar. Kabarnya ada dua mahasiswa yang meninggal dunia di rumah sakit. Di dalam mobil itu sendiri ada delapan mahasiswa, tujuh perempuan dan seorang laki-laki," kata Haryanto, Sabtu (5/11/2016) malam.

Menurutnya, para mahasiswa itu berada di Malang sejak sebulan yang lalu, dalam rangka menjalani PKL di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Malang. Kegiatan yang diikuti oleh 16 mahasiswa, rencananya kegiatan PKL tersebut akan berakhir pada Sabtu. "Mungkin di hari terakhir mereka ingin berwisata dulu. Rencananya pekan depan mereka sudah kami tarik dari tempat magang," tegas Haryanto.

Berdasarkan informasi, mobil Avanza berpelat nomor N 1089 GX yang ditumpangi delapan mahasiswa UGM tersebut, mengalami kecelakaan tunggal. Mobil itu masuk ke jurang sedalam lebih dari 100 meter.

Sementara itu, Kapolsek Nongkojajar, AKP Cahyo Widodo menyatakan, rombongan berangkat malam hari dari Lawang, melewati rute Purwodadi, Nongkojajar dan Tosari setelah itu ke Bromo. Pada Sabtu pagi rombongan berniat pulang ke Lawang. Namun, sesampainya di lokasi mobil hilang kendali dan masuk ke dalam jurang. "Kami masih berupaya menyelidiki penyebab kecelakaan itu," katanya.

Nama korban antara lain Nurul Fadillah (24), Anak Agung Ayu Ratna (23), R Nugraeni (24), Wirdatul Annisa (24), Pramudita Lintang (24) , Riska Fitri (24), Ni Made Ray Kistianti (24) dan Erga Patra Gave (24). (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,