167 Negara Dipastikan Hadiri Sidang Umum Interpol di Bali

167 Negara Dipastikan Hadiri Sidang Umum Interpol di Bali

Parade 190 bendera negara anggota Interpol yang diarak dari Monas menuju Bunderan Hotel Indonesia Jakarta beberapa waktu lalu. (foto - ist)

Nusa Dua - Sedikitnya 167 negara telah mengonfirmasi untuk hadir dalam Sidang Umum Interpol Ke-85 yang digelar di Nusa Dua Bali, Senin besok. Sementara para peserta yang akan hadir diperkirakan mencapai 1.200 orang.

"Registrasi pada posisi 167 dari aspek negara. Update monitoring 161 negara peserta delegasi, 3 tambahan bersifat observer dan pameran," kata Kabag Binops Birops Polda Bali AKBP Wayan Sri di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Minggu (6/11/2016).

Menurutnya, dari jumlah 167 negara tersebut ada sekitar 1.200 orang yang hadir di acara nanti. Sidang Umum Interpol tersebut akan berlangsung hingga Kamis (10/11/2016) mendatang. 

Sebanyak 3.801 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamangan sidang tersebut. "Pengamanan terdiri atas Polda Bali sebanyak 1.898, dari enam Polres di wilayah Bali sebanyak 1.516 dan BKO dari Mabes Polri sebanyak 387. Keseluruhannya mencapai ada 3.801 personel," katanya.

Wayan Sri menyatakan, sistem pengamanan juga termasuk mengantisipasi potensi gangguan baik internasional, nasional maupun lokal. Potensi gangguan itu seperti dari kelompok teror, pro kontra kedatangan delegasi Israel.

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya konflik atau ketegangan antar dua negara seperti Korea Utara dengan Korea Selatan, Rusia dengan Turki hingga persoalan negara-negara konflik Laut Cina Selatan.

"Kita tidak mau mengambil risiko, oleh karena itu kita akan terus pantau dan melihat, apakah ada situasi yang berkembang. Hingga saat ini memang kondisinya sangat kondusif," tegasnya.

"Antisipasi juga teroris baik di internasional dan nasional. Kita tahu sejauh ini belum ada satu negara pun yang memberikan jaminan bebas teroris. Termasuk kami di Bali yang telah beberapa kali mengalami pengalaman pahit yang kita tidak boleh terulang kembali," tambahnya. 

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebutkan, Presiden Interpol Mireille dari Perancis dipastikan akan hadir dalam sidang umum di Bali tersebut. Sekjen Interpol Juergen Stock dari Jerman juga sudah mengkonfirmasikan kehadirannya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,