Rupiah Terhempas Dihantam Kemenangan Donald Trump

Rupiah Terhempas Dihantam Kemenangan Donald Trump

Rupiah Terhempas Dihantam Kemenangan Trump di Pilpres AS. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 43 poin, atau 0,32 persen ke level Rp 13.127 per dolar AS. 

Bahkan, berdasarkan data dari Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level tertinggi Rp 13.252 per dolar AS. Pada penutupan Selasa kemarin, Rupiah ditutup di level Rp 13.084 per dolar AS.

Menurut Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih dampak pelemahan bursa saham Indonesia setelah kemenangan Trump, diperkirakan hanya sementara. Jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, perkiraannya akan mencapai 4.800.

"Saya kira itu shock jangka pendek, hanya saja seberapa jangka pendeknya? Sampai pada level saya kira kalau paling terendah bisa ke arah 4.800 kalau secara technical. Tapi mudah-mudahan bisa segera naik lagi," katanya di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Untuk ke depan, para investor AS diprediksi bakal melarikan dananya ke negara berkembang. Hal itu menimbulkan ketidakpastian di AS akan kembali meningkat. "Saya kira perlu kehati-hatian tinggi untuk kita".

"Mungkin saja investor asing akan keluar dari AS dan berinvestasi lagi di negara-negara yang sempat terkoreksi, dan mereka akan lebih banyak menempatkan dananya di emerging market. Mereka akan switch dari developed market ke emerging market," ungkapnya.

Sementara itu, dari sisi nilai tukar dolar AS, Lana mengatakan dolar akan melemah pada sejumlah mata uang dunia. "Jadi dolarnya cenderung melemah terhadap mata uang kuat dunia," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Perbankan,
Tags:,