Diguyur Hujan 2 Jam, Kawasan Ciseke Jatinangor Lumpuh

Diguyur Hujan 2 Jam, Kawasan Ciseke Jatinangor Lumpuh

Air meluap dari gorong-gorong menyebabkan sekitar Ciseke Jatinangor Kabupaten Sumedang tak bisa dilalui kendaraan. (foto - BEM Kema Unpad)

Sumedang - Kawasan Jatinangor Kabupaten Sumedang diterjang banjir setelah diguyur hujan deras sekitar dua jam, Jumat (11/11/2016). Kawasan Jatinangor diguyur hujan sekitar pukul 13.00 WIB, yang menyebabkan luapan air dari saluran pembuangan naik ke jalan.

Akibatnya, luapan air pun langsung menggenangi sekitar kawasan Ciseke, pertigaan Jalan Winaya Mukti serta jalanan di depan SPBU Cibeusi. Warga pun bahu-membahu membersihkan sampah yang berserakan terbawa banjir. Jika dibiarkan bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga menyumbat saluran pembuangan air.

Sejumlah warga Jatinangor menyayangkan tidak seimbangnya debit air dan daya tampung drainase. Menurut mereka, debit air saat hujan terus bertambah karena semakin sedikit daerah resapan air. Jatinangor yang makin dipenuhi bangunan, tidak diimbangi oleh daerah resapan air yang memadai.

Akibatnya, air yang meluap dan menyebabkan banjir yang berasal dari gorong-gorong Danau Buatan Unpad. Air pun meluap hingga setinggi lutut termasuk di kawasan Ciseke. "Air di selokan ini dari Cekdam (danau buatan) Unpad. Awalnya, selokan ini lebarnya 1,5 meter, sekarang sudah ditambah jadi 2,5 meter tapi masih kurang," kata warga. 

Oleh karena itu, warga mengharapkan Unpad meninjau ke kawasan banjir karena kiriman air ini berasal dari Unpad. Kalau dibiarkan lama, dikhawatirkan akan semakin parah". (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,