Gempa Selandia Baru, Dua Tewas Ribuan Warga Mengungsi

Gempa Selandia Baru, Dua Tewas Ribuan Warga Mengungsi

Warga Wellington Selandia Baru berhamburan keluar rumah ketika gempa mengguncang pada Senin (14/11/2016) dinihari. (foto - bbc.com)

Wellington - Dua orang dilaporkan tewas akibat gempa 7,4 pada skala Richter yang berada pada jarak 91 km arah timur Kota Christchurch di kedalaman 23 km. Perdana Menteri Selandia Baru John Key memastikan, akibat gempa ribuan warga mengungsi dan mencari tempat yang lebih tinggi.

"Dua orang tewas. Salah satu korban ditemukan di sebuah rumah di kota wisata pesisir Kaikoura," kata Key. Dari laporan yang diterimanya, listrik dan saluran telepon masih padam. Sementara jalan-jalan tertutup longsor. Namun ia memastikan, peringatan tsunami yang menyebabkan evakuasi massal pun sudah dicabut.

Seperti dilaporkan Reutres, Senin (14/11/2016) Key menyatakan, gempa tersebut membuat sejumlah infrastruktur di sejumlah kawasan mengalami rusak parah. Bakal ada biaya yang cukup besar untuk memperbaikinya.

Dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat nasional Senin pagi, pascagempa operator bursa NZX Ltd mengatakan, pasar keuangan tetap buka seperti biasa, meski banyak kantor di ibukota masih tutup.

Seperti diketahui, Selandia Baru terletak pada seismik aktif cincin api dan palung samudera yang sebagian mengelilingi Samudera Pasifik. Sekitar 90 persen dari gempa bumi di dunia terjadi di wilayah ini.

Sementara itu BBC, Senin (14/11/2016) melansir, seorang korban lagi diketemukan meninggal di Gunung Lyford, sebuah resor ski di dekatnya. Meski begitu, belum jelas diketahui penyebab pasti ia tewas.

Sejauh ini, gempa susulan dilaporkan terus terjadi sepanjang Senin pagi. Banyak sekolah dan kantor ditutup untuk sementara waktu, ketika para insinyur memeriksa kondisi bangunan. Namun, perjalanan kapal feri dan kereta api terpaksa dibatalkan.

Key menambahkan, komunikasi di daerah yang paling terkena dampak sangat terbatas, seperti di Kaikoura dan Culverden. "Kami tidak memiliki indikasi saat ini untuk percaya, korban tewas akan bertambah. Namun kita tidak bisa mengenyampingkan hal itu," katanya.

Sebuah helikopter militer sedang dikirim ke Kaikoura. Berdasarkan foto udara yang beredar di dunia maya, tampak terowongan di sepanjang jalan raya pesisir dekat dengan Kaikoura tertutup tanah longsor.(Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,