BPBD Malang Mendata Kerusakan Pasca-Gempa 6,2 SR

BPBD Malang Mendata Kerusakan Pasca-Gempa 6,2 SR

Para penghuni Apartemen Everyday di Jalan Soekarno-Hatta Malang Jawa Timur berhamburan keluar ketika digoyang gempa berkekuatan 6,2 SR, Rabu malam. (foto - Bali-Tribunnews.com)

Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Jawa Timur, melakukan pendataan berbagai kerusakan dampak gempa bumi berkekuatan 6,2 SR semalam. Sejauh ini tercatat 12 rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Menurut Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setyono, rumah yang rusak tersebar di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Sumberpucung, Tirtoyudo dan Pagelaran.

"Kerusakan sebagian besar disebabkan karena genting atap rumah berjatuhan. Namun, ada dua rumah di antaranya yang roboh pada bagian teras," kata Bagyo di Malang, Kamis (17/11/2016).

Bagyo menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di tiap wilayah untuk memantau kondisi terbaru. Relawan di setiap kecamatan juga diminta mengecek dan segera melapor kondisi terbaru.

Mengenai beredarnya berbagai foto di media sosial yang menggambarkan berbagi kerusakan parah, Bagyo menyebut itu informasi menyesatkan. "Diimbau pada pengguna media sosial bisa menyadari, ini menyangkut kemanusian jangan memuat berita yang tidak benar. Jangan malah membuat gaduh," katanya.

Gempa bumi berkekuatan 6.2 SR mengguncang pukul 22.10 WIB malam kemarin. Titik pusat gempa berada di koordinat 9.32 Lintang Selatan dan 113.12 Bujur Timur pada kedalaman 69 kilometer di 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Guncangan gempa dilaporkan juga dirasakan di beberapa daerah sekitarnya, termasuk di Yogyakarta Bali dan Lombok. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,