BMW dan Rolls-Royce pun Tersandung Masalah Airbag

BMW dan Rolls-Royce pun Tersandung Masalah Airbag

BMW dan Rolls-Royce pun Tersandung Masalah Airbag. (foto - BMW Blog)

Berlin - BMW Group akan menarik (recall) sebanyak 34.250 unit mobil BMW dan Rolls-Royce di seluruh dunia, karena masalah pada sistem kontrol airbag. Dalam sebuah sebuah pernyataan, BMW Group menyatakan ada data yang salah kirim ke unit kontrol airbag di depan dan belakang. 
 
Akibatnya ketika terjadi tabrakan airbag tidak akan mengembang secara sempurna. Adapun model BMW yang terindikasi dalam masalah tersebut berjumlah 33.600 unit, produksi Desember 2011 dan Juni 2012. Antara lain 7 Series, 5 Series GT, dan Rolls-Royce Ghost. 
 
Dilansir Motor1, Jumat (18/11/2016) sementara  650 unit lainnya sudah menjalani perbaikan sebelum BMW mengeluarkan pengumuman recall secara resmi. BMW telah membuat sebuah website agar pemilik mobil langsung melakukan pengecekan. 
 
Adapun caranya, hanya dengan memasukkan nomor sasis mobil, dari situ akan terungkap apakah mobilnya termasuk yang di-recall. BMW akan mengganti sensor airbag dan prosesnya akan memakan waktu sekitar tiga jam. 
 
Sepanjang tahun ini BMW telah melakukan beberapa kali recall. Perusahaan pernah menarik 150 ribu mobil di Amerika dan Kanada pada Oktober. Penarikan dilakukan karena ada masalah pada pompa bahan bakar. 
 
Pada Agustus lalu, BMW terpaksa harus menghentikan sementara penjualan, sekaligus menarik 956 mobil dari M5 dan M6 karena kegagalan fungsi driveshaft. Mobil keluaran Rolls-Royce bisa dikatakan jarang sekali bermasalah. 
 
Pada 2015, pabrikan mobil mewah Ingggris itu pernah memperbaiki satu unit Ghost, karena thorax airbag pada bangku depan tidak memberikan perlindungan yang maksimal. (Jr.)**
.

Categories:Otomotif,
Tags:,