Kasus Penodongan Lima Pelajar di Angkot Temui Titik Terang

Kasus Penodongan Lima Pelajar di Angkot Temui Titik Terang

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto.

Bandung - Pihak kepolisian mulai mendapatkan titik terang atas kasus penodongan yang menimpa lima siswa SMPN 2 di Kota Bandung. Polisi sudah memeriksa sopir angkutan kota (angkot) jurusan Kalapa-Dago, sehingga pelaku setidaknya sudah mulai teridentifikasi.

"Kita sudah periksa si sopir. Saat ini kita terus mintai keteranganannya," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto di Bandung, Senin (19/11/2016).

Pemeriksaan sopir belum dapat disimpulkan adanya keterlibatan dalam aksi kejahatan itu. Namun, polisi terus mendalami keterangannya, karena diketahui sopir ini justru tancap gas saat penodongan terjadi di kawasan Ciateul pada Kamis (17/11) lalu.

"Belum dapat diketahui. Kita masih harus dalami, tapi status mereka saat ini masih saksi," katanya. Adapun untuk pelaku pihaknya sudah mulai mendapatkan titik terang. "Kalau pelaku sudah ada titik terang. Dia satu orang," katanya.

Seperti diketahui, lima pelajar SMP Negeri 2 Bandung diduga menjadi korban penodongan di dalam angkot jurusan Kalapa-Dago di Jalan Ciateul, Kecamatan Regol. Seorang pelajar di antaranya, mengalami luka pada tangan kanannya.

Aksi penodongan terjadi saat kelima pelajar naik angkot Kalapa-Dago. Ketika di perempatan Jalan Ciateul, seorang pengendara sepeda motor tiba-tiba masuk ke dalam angkot dan menodong pelajar menggunakan senjata tajam jenis kampak kecil. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,