21 Penumpang & 3 ABK Selamat Saat Speedboat Yusrifa Terbakar

21 Penumpang & 3 ABK Selamat Saat Speedboat Yusrifa Terbakar

Speed boat Yusrifa terbakar di Perairan Sungai Indragiri Tembilahan Parit 19, Kabyang upaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (23/11/2016) sekitar pukul 15.30 WIB. (foto - ist)

Pekanbaru - Sebanyak 21 penumpang dan tiga  Anak Buah Kapal (ABK) selamat, saat speed boat Yusrifa terbakar di Perairan Sungai Indragiri Tembilahan Parit 19, Kabyang upaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (23/11/2016) sekitar pukul 15.30 WIB.
 
"Mesin speedboat mengalami kerusakan, tepat di depan Mako Sandar Satuan Polisi Air," kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung. Personel Satuan Polair yang tengah piket di Mako Sandar Satpol Air segera menyelamatkan penumpang dan ABK SB Yusrifa. Petugas dibantu Kapal Pol IV-3001 Direktorat Polair Polda Riau.

"Penumpang dan ABK speedboat dievakuasi ke Mako Sandar Satpol Air Polres Inhil. Penumpang sebanyak 21 orang sesuai Daftar Manifes Penumpang SB Yusrifa dan ABK tiga orang. Mereka seluruhnya dalam keadaan selamat," kata Dolifar.

Sekitar pukul 15.00 WIB, SB Yusrifa berangkat dari Tembilahan dengan tujuan Kuala Enok. Namun sekitar pukul 15.30 WIB, di Perairan Sungai Indragiri Tembilahan Parit 19 mesin speedboat rusak. Mesin diperbaiki ABK, setelah itu mesin kembali distarter. 
 
Namun tiba-tiba timbul percikan api dari kabel aki dan menyambar ke mesin, sehingga menimbulkan kebakaran. "SB Yusrifa tidak dapat diselamatkan. Kapal habis terbakar serta tenggelam di Perairan Parit 21 di depan Pelabuhan Pemda Inhil," tegas Dolifar.

SB Yusrifa dinakhodai M Yusuf (49), warga Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah dengan dua ABK, Jamil dan Iyan. Akibat kejadian itu ditaksir kerugian mencapai lebih kurang Rp 130 juta.

Dolifar mengapresiasi ketanggapan personel Satuan Polair Polres Inhil, yang segera bertindak menyelamatkan penumpang dan ABK SB Yusrifa. "Sehingga kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,