Google Terancam Denda Rp 4 T karena Mangkir Bayar Pajak

Google Terancam Denda Rp 4 T karena Mangkir Bayar Pajak

Google Terancam Denda 4 Triliun karena Mangkir Bayar Pajak. (foto - ist)

Jakarta - Dengan adanya kebijakan tax settlement, pihak Google dikabarkan telah bersedia untuk melakukan negosiasi. Dalam hal itu, pajak yang harus dibayar Google, bukan nilai dari keseluruhan pajak tertunggak.
 
"Masih proses negosiasi, kita tunggu niat baik Google dalam proses ini. Salah satu kesepakatan kami dalam negosiasi no media, itu salah satu kesepakatan. Namun kalau gagal lakukan kesepakatan, kita akan mengambil langkah lebih lanjut," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Jakarta Khusus Muhammad Haniv di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Idealnya, kata Haniv pajak yang harus dibayarkan Google ke pemerintah Indonesia mencapai Rp 5,5 triliun. "Kalau kita full investigation, angkanya Rp 5,5 triliun. Itu berasal dari prediksi pajak Rp 1 triliun dan denda Rp 4 triliun karena denda 400 persen. Namun, kalau tax settlement kita lupakan jumlah dari sanksi," katanya.

Diperkirakan, negosiasi tersebut akan selesai sebelum akhir 2016. Namun, jika sampai akhir tahun ini perusahaan teknologi informasi asal Amerika Serikat (AS) itu tidak membayar pajaknya kepada pemerintah, maka Ditjen Pajak akan melakukan full investigation.

Ditjen Pajak akan melakukan pemeriksaan penuh terhadap laporan keuangan dengan risiko pajak, beserta denda yang dibayarkan akan lebih banyak. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,