Terduga Teroris Itu Berencana Ledakkan Kedubes Myanmar

Terduga Teroris Itu Berencana Ledakkan Kedubes Myanmar

Kalangan mahasiswa pun berdemo #SaveRohingya di depan Kedubes Myanmar beberapa waktu lalu. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Beberapa hari lalu, Depolisian dari Densus 88 Antiteror telah menangkap terduga teroris Rio Priatna Wibawa (23), baru-baru ini. Keterangan dari pihak kepolisian menyebutkan, Rio memiliki bom berkekuatan sangat besar, yang tadinya akan diledakkan di Kantor Kedutaan Myanmar di Jakarta bulan depan.

Seperti diketahui, Rio ditangkap di kediamannya di Kabupaten Majalengka, Rabu 23 November 2016. Ia diketahui sebagai bagian dari kelompok garis keras yang merupakan jaringan ISIS. Jumlah bahan peledak yang dimiliki Rio memiliki daya ledak dua kali lebih besar daripada bom Bali, yang telah membunuh 202 orang tahun 2002 lalu.

"Kepolisian juga telah mengamankan beberapa buku, bendera hitam, peluru tajam dan beberapa senjata termasuk senapan angin dan pedang panjang," kata Kadiv Humas Polri Boy Rafli Amar saat konferensi pers, Sabtu (26/11/2016).

Boy mengatakan, kepolisian kini tengah mendalami tujuan Rio, apakah dia bekerja sendiri serta bagaimana ia bisa mendapatkan uang untuk membeli bahan material bom sebanyak itu. "Terduga teroris ini sebelumnya merupakan mahasiswa pertanian, namun kini dia tidak bekerja. Diketahui mempelajari cara membuat bom secara otodidak, bahkan berencana akan menyebarkan bom buatannya ke beberapa tempat di Indonesia," katanya.

Indonesia, beberapa bulan kebelakang memang sering dikaitkan dengan keterlibatan jaringan ISIS. Di antaranya  kejadian bom di Sarinah pada Januari lalu yang menewaskan 4 orang.

Negara-negara mayoritas muslim di Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia pun mengutuk keras pembantaian minoritas muslim Myanmar di Rohingya. Bahkan demonstrasi terkait Rohingya telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Jakarta. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,