Rumput GBLA Belum Layak Pakai Laga Semifinal Piala AFF

Rumput GBLA Belum Layak Pakai Laga Semifinal Piala AFF

Rumput di stadion GBLA masih belum layak digunakan untuk laga semifinal AFF. (foto - ist)

Bandung - Sebagai opsi tempat menggelar laga semifinal Piala AFF 2016 antara Timnas Indonesia melawan Vietnam pada 3 Desember 2016, PSSI menunjuk Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung. Namun, kondisi stadion sepertinya belum layak pakai.

Penunjukan stadion berkapasitas 38 ribu tempat duduk itu dikarenakan memiliki fasilitas mewah dan megah. Selain itu, letaknya yang berada di wilayah Gedebage, sehingga sangat strategis dan mudah dijangkau bagi suporter dari luar Kota Bandung.

Namun demikian, kondisi berbeda terlihat di dalam stadion. Kondisi lapangan sangat tidak layak untuk menggelar laga internasional. Rumput stadion yang akan digunakan terlihat masih dalam tahap perbaikan, setelah digunakan upacara pembukaan dan penutupan PON XIX 2016.

Semua sisi lapangan terlihat gundul terutama di sektor tengah lapangan. Lapangan bergelombang karena rumput terkelupas, dan sedang dalam proses penanaman rumput baru. Usai PON XIX berakhir kondisi rumput stadion mengering dan mati, sehingga untuk pemulihannya memakan waktu lama.

Rencananya, pada Senin atau Selasa 28-29 November 2016 ini, pihak AFF dan PSSI akan meninjau Stadion GBLA untuk kelayakan atau tidaknya stadion digunakan. Namun, kalau dilihat dari situasi terkini tampaknya peluangnya belum memungkinkan untuk digunakan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan,  GBLA tampaknya belum bisa digunakan hingga Desember ini, karena rumput lapangan tak bisa tumbuh sempurna sesuai target. "Kondisi ini memang di luar perkiraan. Awalnya Desember sudah bisa dipakai, tapi kondisinya tidak bisa cegah, meski tim rumput terus bekerja,” katanya.

Iwa mengakui, pihaknya terus memantau perbaikan rumput di GBLA. Bahkan, pihaknya sudah mengontak langsung tim rehabilitasi rumput dan telah mendapat penjelasan, saat ini di tengah rumput baru juga muncul rumput liar.

Berdasarkan laporan dari tim rehabilitasi rumput GBLA, rumput yang diganti hanya sekitar 25 persen. Dari total luas lapangan sekitar 10.000 meter, rumput yang diganti hanya sekitar 2.500 meter.

Penggantian rumput baru diperlukan guna memacu percepatan pertumbuhan rumput baru di seluruh areal lapangan. Dengan perlakuan khusus ditambah bantuan hujan pertumbuhan rumput baru akan jauh lebih cepat seperti pemberian nutrisi, rumput bisa tumbuh lebih baik dari sebelumnya. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,