9 Pengunjung Tewas Saat Kelab Malam di Oakland Terbakar

9 Pengunjung Tewas Saat Kelab Malam di Oakland Terbakar

Kobaran api tampak di gedung/studio konser di Oakland California Amerika Serikat. (foto - Oakland Fire Department)

Oakland - Sedikitnya sembilan orang dinyatakan tewas, menyusul kebakaran yang melanda sebuah kelab malam di Oakland, California Amerika Serikat. Kebakaran tersebut terjadi Sabtu malam sekitar pukul 23.30 waktu setempat.
 
Petugas pemadam kebakaran Oakland pun sempat merekam kejadian kebakaran hebat yang menewaskan sembilan orang tersebut. Ketua Petugas Damkar Oakland, Theresa Deloche Reed menyebutkan, jumlah anggota yang diturunkan mencapai 55 petugas.
 
Namun demikian, api sudah mulai terkendali, meski petugas masih berada di lokasi kejadian selama beberapa jam ke depan. "Dua tangga dan selang tangan dari mobil pemadam kebakaran masih diulurkan, untuk memadamkan sejumlah titik api," cuit petugas Damkar Oakland lewat Twitter, MInggu (4/12/2016).
 
Dalam sebuah rekaman video yang diunggah petugas Damkar Oakland melalui Twitter, kobaran api memicu asap tebal yang membumbung tinggi ke langit malam. 
 
Bahkan, dari jarak jauh yang terpaut beberapa blok, asap itu pun tampak mengepul. Sedangkan pada rekaman lainnya, diambil dari jarak lebih dekat, tepatnya di seberang gedung yang menampakkan kobaran api.
 
Sebelumnya BBC melaporkankebakaran melanda kelab malam itu yang tengah menggelar konser sebuah band lokal, Golden Donna. Media lokal mengatakan, saat kejadian diperkirakan ada sekitar 50 orang yang tengah menyaksikan konser tersebut. 
 
Jaringan media KTVU menyebutkan, diperkirakan masih ada 13 orang terjebak yang belum ditemukan. Gedung itu bukan sebuah tempat resmi untuk melakukan konser, namun itu sebuah rumah studio atau kelab malam yang dihuni beberapa seniman.
 
 
Salah seorang seniman yang tinggal di kelab itu, fotografer Bob Mule menyebutkan pada East Bay Times, ia sudah berusaha untuk mengeluarkan seluruh teman-temannya, namun upaya itu gagal. "Saya merasakan kulit saya perih terbakar, dan paru-paru saya sesak karena menghisap asap," katanya. 
 
Berdasarkan keterangan dari Kepala Pemadam Kebakaran setempat, gedung itu tak memiliki alat pemadam api yang memadai. Gambar yang beredar di sosial media, api tampak membesar di bagian atap. Sekitar tiga mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan. (Jr.)**
 
.

Categories:Internasional,
Tags:,