Pemerintah Naikkan Tarif Listrik Desember 2016, Ini Rinciannya

Pemerintah Naikkan Tarif Listrik Desember 2016, Ini Rinciannya

Pemerintah menaikkan tarif listrik Desember 2016 terhadap 12 golongan. (foto - ilustrasi)

Jakarta - PT PLN kembali menaikkan tarif tenaga listrik pada Desember 2016 di 12 golongan pelanggan. Kernaikan tarif listrik tersebut mengikuti skema penyesuaian tarif (tariff adjustment), yang dilakukan setiap bulan.
 
Dikutip dari laman resmi PLN, Senin (5/12/2016) tarif listrik di tegangan rendah mengalami kenaikan Rp 10,92 per kilowatt per jam (kWh) menjadi Rp 1.472,72 dari sebelumnya bulan November berada pada Rp 1.461,80 per kWh.
 
Untuk tarif listrik tegangan menengah naik sebesar Rp 8,31 per kWh atau menjadi Rp 1.121,23 pada Desember 2016 dari November 2016 Rp 1.112,92 per kWh. Sedangkan untuk tegangan tinggi mengalami kenaikan sebesar Rp 7,45 per kWh menjadi Rp 1.003,66 per kWh dari sebelumnya Rp 996,21 per kWh pada November 2016.
 
Sementara itu, tarif listrik untuk layanan khusus juga mengalami kenaikan menjadi Rp 1.644 per kWh, dari sebelumnya pada November 2016 yang sebesar Rp 1.633 per kWh.
 
Menurut Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka pada bulan Desember 2016 pihaknya melakukan kenaikan tarif listrik. Faktor yang menjadi alasan bagi perseroan kembali menaikkan tarif, yakni harga minyak mentah Indonesia, inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Jr.)**
 
12 Golongan yang mengalami penyesuaian tarif listrik:
1. Rumah tangga R-1/Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
7. Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA
8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9.Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya diatas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR
12. Layanan Khusus TR/TM/TT.
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,