Antrean Tiket Piala AFF Ricuh Nyaris Makan Korban Jiwa

Antrean Tiket Piala AFF Ricuh Nyaris Makan Korban Jiwa

Suasana antrean penjualan tiket Final Piala AFF 2016 di Makostrad Gambir Jakarta Pusat. (foto - ist)

Jakarta - Puluhan orang sempat tumbang ketika mengantre tiket final Piala AFF 2016 yang diwarnai kericuhan. Bahkan, tiga orang di antaranya nyaris tewas karena terinjak-injak oleh pengantre lainnya.
 
"Sangat kacau, beberapa orang bertumpuk dan pingsan. Ada wanita yang harus diberikan bantuan oksigen. Saya menolong beberapa dari mereka. Sekitar 20 orang lebih pingsan dibawa dengan ambulans dan beberapa dirawat dalam ruang perawatan Makostrad," kata sejumlah pengantre, Selasa (13/12/2016).
 
Menurutnya, pihak keamanan juga sempat bertindak kasar terhadap para pengantre. Mereka sempat menendang beberapa suporter. "Kondisinya memang ricuh, tapi tak perlu pakai kekerasan juga. Tadi sempat ada yang ditendang," tegasnya. 
 
Sementara itu, tiket final Piala AFF 2016 yang dijual di Makostrad Gambir Jakarta Pusat, dipastikan habis. Sebanyak 10 ribu tiket kategori 3 sudah dibeli oleh suporter yang mengantre sejak semalam. Sedangkan loket baru dibuka pukul 09.00 WIB. Namun hanya dalam tempo 3 jam ludes terjual.
 
Pihak panitia mengumumkan hal itu lewat pengeras suara. Mendengar kabar tersebut para suporter yang tak kebagian tiket menjadi geram. Aksi saling dorong pun berlangsung, sehingga gerbang pembatas di Makostrad pun sempat rusak.
 
Kondisi itu membuat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sekaligus Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi bertindak. Ia mendatangi para suporter demi meredam situasi yang sempat memanas.
 
"Tolong jangan ricuh, saya tahu kalian semua cinta Indonesia. Namun jangan rusak tempat saya," kata Edy. Salah satu pengantre yang mendapatkan tiket mengaku, ia harus bersusah payah demi mewujudkan keinginannya menonton timnas Indonesia. Ia pun sudah mengantre sejak pukul 03.00 WIB pagi. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,