Warga Hakimi Pria Sayat Leher Murid di NTT hingga Tewas

Warga Hakimi Pria Sayat Leher Murid di NTT hingga Tewas

Pelaku yang menyayat tujuh siswa SDN 1 Sabu Barat Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggaran Timur (NTT) tewas di ruang tahanan. (foto - Facebook)

Kupang - Pria yang menyayat tujuh siswa SDN 1 Sabu Barat, Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggaran Timur (NTT), tewas di ruang tahanan. Warga emosi menjebol ruang tahanan dan melempari pelaku dengan batu.

"Bagian depan diamankan, tapi warga melobangi ruang tahanan di bagian belakang dan melepari pelaku. Menurut informasi, pelaku meninggal dunia," kata Wakapolres Kupang, Kompol Sriyati, Selasa (13/12/2016).

Kejadian itu sempat menyita perhatian Bupati Sabu Raijua,  Nikodemus Rihi Heke. Ia langsung mendatangi Polsek Sabu Barat dan membantu Kepolisian untuk menenangkan warga. Aparat dari Polsek Sabu Barat, Polsek Sabu Timur dan Polsek Hawu Mehara pun diperbantukan untuk melakukan pengamanan.

Menurut Kompol Sriyati, sedikitya ada tujuh siswa yang mengalami luka pada bagian leher akibat kejadian tersebut. Namun, tidak ada korban meninggal dalam kejadian ini, hanya satu siswa yang mengalami luka cukup serius.

Seperti diketahui, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu memasuki ruangan kelas V sambil memegang pisau. Pelaku menuju bangku belakang dan melukai leher seorang murid bernama Naomi Oktoviani (11). "Ada orang masuk ruang kelas setelah senam, dia membawa pisau dan melukai murid-murid," katanya.

Setelah melukai seorang murid, pelaku memburu siswa lain dan juga melukai bagian lehernya, sehingga total korban sebanyak tujuh orang. Apakah pelaku mengalami gangguan jiwa, sejauh ini belum bisa dipastikan karena perlu pembuktian lebih lanjut.

Atas kejadian ini, puluhan siswa berhamburan keluar dari lingkungan sekolah yang yang berada di Koramil 1627/04-Sabu Raijua. Danramil Sabu Raijua Mayor (Inf) I Ketut Nesa langsung memerintahkan anggotanya untuk ke Lokasi SDN 1 Sabu Barat dan mengamankan pelaku.

Polsek Sabu Barat langsung dihubungi dan berkoordinasi dengan petugas Polsek Sabu Timur dan Polsek Hawu Mehara untuk melakukan tindakan pengamanan terhadap pelaku. Massa yang mengetahui kejadian ini langsung tersulut emosi dan secara berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Nama-nama korban yang disayat lehernya, yakni Juniarto Ananda Apri Dimu (11), luka robek pada pipi dan lengan kanan dalam serta luka robek di telinga bagian kanan; Naomi Oktoviani Pawali (10), luka pada leher dan bibir depan; Maria Katarina Yeni (8) luka pada leher dan luka robek pada jari telunjuk dan jari tengah.

Selain itu Gladis Riwu Rohi (11) luka robek di leher dan jari; Dian Suryani Koreh (11) luka robek di leher; Alberto Tamelan (10) luka robek di leher, dan Adi Miha Djami (11) luka robek di bagian leher. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,