Personel Gabungan Kawal Eksekusi Lahan SMAK Dago

Personel Gabungan Kawal Eksekusi Lahan SMAK Dago

Pelaksanaan eksekusi lahan SMAK Dago di Jalan Ir. H Djuanda No. 93 Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Lahan Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen (SMAK) Dago di Jalan Ir. H Djuanda No. 93 Kota Bandung, sejak pagi dikepung ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI, Kamis (15/12/2016).

Hal itu berkaitan dengan rencana Pengadilan Negeri Bandung, yang akan mengeksekusi pengosongan lahan sekolah tersebut. Sejumlah petugas pun sudah berada di depan pintu gerbang. 

Sementara petugas juru sita PN Bandung, tengah mempersiapkan pembacaan amar putusan eksekusi. Proses eksekusi tersebut diajukan oleh pemohon yang diwakili pengacara Hendri Sualeman.

"Ya jumlahnya mencapai 903 personel dari gabungan," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Bandung, Reny Martha di lokasi.

Menurut Reny, jumlah personel dari kepolisian Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung 700 personel, jika tidak digabungb dengan TNI. Sejumlah kendaraan taktis pun turut dibawa ke lokasi untuk berjaga-jaga. 

Hal itu untuk menghindari terulangnya bentrok berdarah, seperti yang pernah terjadi pada pelaksanaan proses eksekusi 2011. Massa yang menolak eksekusi pun berjaga-jaga di belakang gerbang sekolah tersebut.

Seperti diketahui, sengketa lahan SMAK Dago terjadi sejak 1979 yang hingga saat ini masih terkatung-katung. Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) pun telah mengkaim sebagai pemilih sah, dan memenangkan gugatan.

Sebaliknya pihak Yayasan Perguruan Sekolah Kristen (YPSK) Jabar mengklaim, tanah yang berdiri bangungan sekolah itu adalah milik negara. Ketika eksekusi akan dilaksanakan pengadilan pada Juli 2011, kedua pihak yang bersengketa terlibat baku hantam. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,