Ribuan Karyawan Maskapai British Airways Ancam Mogok

Ribuan Karyawan Maskapai British Airways Ancam Mogok

Ribuan karyawan Maskapai British Airways ancam mogok kerja tanggal 21 Desember 2016. (foto - Facebook)

London - Ribuan karyawan British Airways telah sepakat untuk melakukan aksi mogok, karena masalah gaji. Pasalnya, gaji yang dibayarkan oleh British Airways, dianggap tidak sesuai dengan ketentuan.

Lebih dari 2.500 anggota Serikat Pekerja untuk penerbangan jarak jauh dan dekat ke puluhan tujuan, mengancam akan berhenti dari pekerjaan mereka pada 21 Desember ini. Mereka yang mengambil bagian dalam mogok tersebut, yakni anggota IAG milik British Airways dengan awak kabin yang telah bergabung sejak 2010.

Seperti dilansir CNBC, Serikat Pekerja British Airways mengklaim, terdapat 79 persen pegawai yang mengambil bagian dalam aksi mogok tersebut, dari sebelumnya yang hanya 60 persen.

"Para awak armada mendapatkan upah minimum di bawah rata-rata upah nasional. Anggota kami memilih aksi mogok karena upah yang diberikan oleh British Airways sangat rendah dan kru sudah berada di ambang batas sabar," kata salah seorang perwakilan Serikat Pekerja, Matt Smith.

Menanggapi rencana itu, British Airways mengatakan sangat kecewa dengan tindakan serikat pekerja. Menurutnya, mereka telah menciptakan ketidakpastian bagi pelanggan British Airways.

"Kami tetap fokus untuk menyelesaikan masalah tersebut secepat mungkin, tanpa gangguan apapun kepada pelanggan," kata British Airways dalam pernyataannya.

Ini bukan pertamakalinya British Airways dilanda masalah. Pada periode 2009-2011, British Airways harus menelan pil pahit karena mencoba untuk memotong 1.700 pekerjaan awak kabin dan membekukan gaji mereka.

Akibatnya, CEO British Airways Willie Walsh dikabarkan harus menghabiskan jutaan poundsterling untuk mencari staf tambahan, karena para pekerja British Airways melakukan mogok massal. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,