Sampel Muntahan Darah Sitronelli Dikirim ke Labfor Jatim

Sampel Muntahan Darah Sitronelli Dikirim ke Labfor Jatim

Rollaas Coffee & Tea di Jalan Antang Palangka Raya Kalimantan Tengah.(foto - rollaas.co.id)

Palangkaraya - Sejauh ini, belum diketahui penyebab mahasiswa asal Bogor, yang meninggal dunia di RS Muhammadiyah Palangka Raya, setelah berkali-kali muntah darah, pada Minggu malam. Sebelumnya, ia meyeruput kopi dan makan makanan di Rollaas Coffee & Tea di Jalan Antang Palangka Raya.
 
Mahasiswa bernama Sitronelli (21) itu pertamakali muntah darah di kafe itu, kemudian dibawa ke rumah sakit. Kasat Reskrim Polres Palangka Raya, AKP Erwin T H Situmorang mengaku, pihaknya akan mengirim sampel muntahan darah Sitroneli ke Laboratorium Forensik di Surabaya Jawa Timur.
 
Hal itu untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya mahasiswi semester V prodi PGSD Universitas Juanda Bogor tersebut. Pengiriman sampel muntahan darah akan dilakukan, setelah hasil otopsi di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, keluar.
 
"Sample cairan akan kami bawa semua ke Labfor Surabaya setelah otopsi selain sisa kopi dalam gelas. Untuk pizzanya sudah habis," kata Erwin mewakili Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli, di Mapolres, Selasa (20/12/2016).
 
Sejauh ini, Erwin enggan berspekulasi tentang peyebab kematian Sitroneli. "Penyebabnya masih belum tahu. Mungkinkan yang menimpa Sitroneli ini seperti yang dialami I Wayan Mirna Salihin beberapa waktu lalu? 
 
Seperti diketahui Mirna kejang-kejang lalu meninggal, setelah minum kopi di Cafe Olivier Jakarta Pusat. Kasus ini ditangani polisi lalu terungkap, kalau kopi yang Mirna minum mengandung sianida. Atas kasus itu, satu orang ditetapkan sebagai pelaku yaitu Jessica Kumala Wongso, yang merupakan teman Mirna sendiri. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,