Guncangan Gempa di Maluku Terasa Kuat hingga Australia

Guncangan Gempa di Maluku Terasa Kuat hingga Australia

Sejumlah warga di Mindil Beach Darwin Australia juga merasakan guncangan gempa 6,6 SR yang mengguncang Maluku. (foto - ist)

Darwin - Wilayah Maluku diguncang gempa berkekuatan 6,6 pada skala Richter (SR), Rabu (21/12/2016) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan, gempa yang berpusat di 184 km timur laut Maluku Barat Daya, terjadi pada kedalaman 173 kilometer.

Guncangan ternyata tak hanya dirasakan oleh warga Kabupaten Maluku Tenggara Barat Daya, namun hingga Australia.

Warga Darwin Australia misalnya, merasakan guncangan yang relatif kuat. Sejumlah netizen mengabadikan pohon Natal yang bergoyang, atau rak yang tampak bergerak-gerak sendiri.

Badan pengawas gempa Negeri Kanguru atau Geoscience Australia Earthquakes menyatakan, gempa terjadi pada kedalaman 180 km di Laut Banda, lepas pantai timur Indonesia sekitar pukul 11.17 waktu setempat. Sementara, Joint Australian Tsunami Warning Centre mengatakan, tak ada ancaman tsunami akibat gempa. "Kami ada di lantai tiga dan merasakan guncangan," kata staf Biro Meteorologi Darwin, Chris Kent.

Seperti dikutip dari 9News.com.au, gempa berlangsung dalam beberapa menit. Sejumlah netizen juga mengungkapkan pengalamannya saat gempa. "Kupikir seseorang menggoyang sofa yang kududuki, tapi tak ada siapa pun. Pohon Natal dan televisi juga bergetar," kata seorang pengguna Facebook. "Ini mungkin getaran paling kuat yang pernah kurasakan di Darwin dalam kurun waktu 30 tahun. Yikes!," tulis lainnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) mengatakan, warga di barat daya Maluku juga merasakan gempa tersebut, namun belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. Indonesia adalah negara langganan gempa dan erupsi gunung berapi, karena posisinya yang berada di Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, di mana lempeng tektonik saling bertemu. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,