Menyatakan 'Pahlawan Kafir' Dwi Estiningsih Dipolisikan

Menyatakan 'Pahlawan Kafir' Dwi Estiningsih Dipolisikan

Dwi Estiningsih. (foro - Twitter)

Jakarta - Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) melaporkan Dwi Estiningsih ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dwi dilaporkan berdasarkan laporan polisi bernomor LP/6252/XII/2016/PMJ/Ditreskrimsus, dengan pihak pelapor Achmad Zaenal Efendi.
 
Menurut Ketua Forkapri Birgaldo Sinaga, laporan dilakukan karena tersinggung dan tidak terima dengan isi twit Dwi, yang menyebut lima pahlawan dalam pecahan uang rupiah baru adalah kafir. Ua menganggap isi twit Dwi bernuansa ujaran kebencian.

"Pertama masalah pahlawan kafir yang berisi ada lima uang yang dikeluarkan RI, 5 dari 11 pahlawan adalah kafir," kata Birgaldo di Polda Metro Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Dwi yang disebut-sebut sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dianggap ingin mengadu domba dan memecah belah NKRI. "Kami sebagai anak bangsa kebetulan ayah kami pejuang merasa sangat terluka, dan ini bagian dari upaya mengadu domba dan memecah belah seluruh anak bangsa dengan ujaran kebencian dan SARA," katanya.

Ia mengatakan, dalam laporan itu Dwi diduga telah melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-undang (UU) ITE Tahun 2008 dengan ancaman 6 tahun penjara. Birgaldo berharap, polisi segera mengusut dan menindak tegas pelaku. 
 
Sebab, jika hal seperti ini dibiarkan dikhawatirkan Dwi bisa memecah belah Indonesia. "Tidak boleh lagi ada anak bangsa yang mencaci maki dan menghina para pahlawan bangsa, yang telah berjuang kemerdekaan bangsa dan menghadiahkannya bagi kita semua," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,