Insiden Hiasan Natal Picu Warga Jambi Tutup Paksa Novita Hotel

Insiden Hiasan Natal Picu Warga Jambi Tutup Paksa Novita Hotel

Ribuan massa mendesak hotel yang memasang hiasan Natal kontroversi segera ditutup. (foto - ist)

Jambi - Insiden pemasangan hiasan Natal yang kontroversi di lobi Novita Hotel di Jambi, telah menyita perhatian ribuan warga. Hingga Sabtu (24/12/2016) dinihari, ribuan massa masih menyemut di depan hotel tersebut.
 
Ketegangan pun sempat terjadi. Massa warga memaksa agar hotel bintang 4 itu segera ditutup, mengingat hal itu dinilai telah menjurus anarkis. 
 
Aparat kepolisian langsung sigap dibantu sejumlah pihak TNI, ratusan aparat berjaga-jaga di luar dan bagian dalam hotel setinggi 11 lantai itu. Tak hanya polisi biasa, sejumlah petinggi Polresta dan Polda Jambi pun turun langsung ikut menjaga situasi. 
 
Sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola juga sudah terlebih dahulu datang melihat ornamen hiasan pohon natal di hotel tersebut. Mendengar desakan massa, Walikota Jambi yang ikut berada di barisan kerumunan massa itu, akhirnya memutuskan menghentikan sementara aktivitas hotel yang berada tepat di jantung Kota Jambi.
 
"Kita tutup ini (hotel) bersama-sama. Jadi semuanya tenang, bisa menjaga diri," kata Walikota Jambi, Sy Fasha di depan massa. Penutupan hotel ditandai dengan pemasangan segel tepat di pintu lobi utama. Tak lama kemudian, aparat kepolisian memasang garis polisi. 
 
Hal itu langsung disambut tepuk tangan serta kumandang takbir dari massa. Hingga Sabtu dinihari sekitar pukul 00.30 WIB, warga akhirnya mulai membubarkan diri. Sementara Kapolresta Jambi, Kombes Pol Bernard Sibarani meminta agar masyarakat Jambi bisa tenang dan tetap menjaga toleransi.
 
"Serahkan ke kami (polisi). Kita cari siapa-siapa (pelaku) dalam kasus ini," kata Bernard. Menurutnya, usai mendengar kejadian tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat. Polisi hingga Sabtu dinihari sudah memeriksa sekitar 8 orang saksi. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,