Pesawat Militer Tupolev Tu-154 Rusia Jatuh di Laut Hitam

Pesawat Militer Tupolev Tu-154 Rusia Jatuh di Laut Hitam

Laut Hitam lokasi jatuhnya pesawat militer jenis Tupolev Tu-154 milik Rusia. (foto - ist)

Sochi - Pesawat militer jenis Tupolev Tu-154 milik Rusia dipastikan jatuh, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Sochi, Adler. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan, puing pesawat tersebut tampak di permukaan Laut Hitam.

Dilansir kantor berita AFP, Minggu (25/12/2016) fragmen dari pesawat itu ditemukan sejauh 1,5 kilometer dari pantai Laut Hitam di Kota Sochi sedalam 50-70 meter.

Pesawat militer Rusia yang berpenumpang 91 orang terdiri atas 83 penumpang dan 8 kru yang hilang dari radar itu, seharusnya menuju ke Suriah. Pesawat itu membawa prajurit Rusia yang juga sebagai anggota dari Alexandrov Ensemble, kelompok musikal militer. 

Mereka hendak berangkat ke Suriah untuk berpartisipasi dalam acara perayaan Tahun Baru. Pesawat jenis Tupolev Tu-154 itu take off dari Bandara Sochi, Adler sekitar pukul 05.40 waktu setempat. Pesawat melakukan penerbangan rutin menuju ke pangkalan udara milik Rusia, Hmeimim yang berada di sisi luar pesisir Latakia Suriah. Dilaporkan, terdapat sekitar 9 orang jurnalis yang ikut dalam penerbangan itu.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyampaikan pada kantor berita Rusia, Presiden Vladimir Putih telah mendapatkan informasi tentang situasi itu. Sejauh ini proses pencarian masih terus dilakukan.

Sementara itu, Aljazeera.com melaporkan, sebuah tim penyelamat menemukan puing yang diduga milik pesawat di sebuah pantai dekat Kota Sochi. Tim ini menemukan pecahan bagian pesawat jenis Tu-154, sekitar 1,5 kilometer dari pantai Laut Hitam.

Di sekitar lokasi, beberapa media lokal juga menyebutkan, bagian pesawat, barang bawaan penumpang serta tumpahan minyak terlihat dalam radius enam kilometer dari bibir pantai. Pesawat tujuan Latakia, Suriah, ini mengangkut 81 penumpang serta 10 awak.

"Laporan di Moskow menyebutkan, penumpang itu di antaranya termasuk wartawan, personel militer dan anggota dari paduan suara resmi dari angkatan bersenjata Rusia, Alexandrov Ensemble," kata reporter  Aljazeera, Natasha Ghoneim. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,