11 Korban Kawanan Rampok di Pulomas Disekap Selama 17 Jam

11 Korban Kawanan Rampok di Pulomas Disekap Selama 17 Jam

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meninjau langsung TKP perampokan di Jalan Pulomas Utara No. 7A Pulogadung Jakarta Timur. (foto - ist)

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menyatakan, sebanyak 11 korban perampokan di perumahan mewah Jalan Pulomas Utara No. 7A Pulogadung Jakarta Timur, disekap di dalam kamar mandi selama 17 jam.

"Mereka dimasukkan ke dalam kamar mandi sejak pukul 15.00 (kemarin) dan baru ketahuan pukul 08.00 pagi. Jadi korban disekap dalam ruangan berukuran 1,5 x 1,5 m itu selama 17 jam," kata Kapolda, Selasa (27/12/2016).

Menurut Iriawan, pihaknya saat ini belum mengetahui apakah peristiwa tersebut adalah murni perampokan atau bukan. Seluruh ruangan di rumah berlantai dua tersebut berantakan.

"Kami belum bilang perampokan, motifnya masih kami dalami. Benda-benda yang hilang sedang kita tanyakan ke korban yang selamat, karena kita tidak tahu barang-barang yang hilang itu apa saja," kata mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Korban tewas diduga karena kehabisan oksigen, pihak kepolisian tetap melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Memang kondisi kamar mandi terbilang kecil. Belum lagi tidak ada ventilasi di dalam kamar mandi tersebut. "Keterangan sementara kehabisan oksigen," kata Iriawan.

Lebih jauh Kapolda menduga, pelaku perampokan di Pulomas tersebut sekitar 3 hingga 4 orang. Dalam kasus ini, enam orang tewas dan lima lainnya dalam kondisi kritis. "Ada 3-4 orang yang masuk ke rumah itu, menanyakan kamar majikannya ke pembantu rumahnya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,