Kantor Jasa Pengiriman Dibobol, Perampok Gondol 2 Miliar

Kantor Jasa Pengiriman Dibobol, Perampok Gondol  2 Miliar

Kantor jasa pengiriman uang ATM PT SSI di Jalan Raya Ahmad Yani No. 35 Kelurahan Pasirkareumbi Kabupaten Subang. (foto - SINDOnews)

Subang - Kantor jasa pengiriman uang ATM PT SSI di Jalan Raya Ahmad Yani No. 35 Kelurahan Pasirkareumbi Kabupaten Subang Jawa Barat dirampok, Kamis (29/12/2016) pagi. Perampok yang diduga lebih dari lima orang bersenjata api dan tajam, menggondol uang Rp 2,2 miliar.

Berdasarkan informasi, perampok beraksi sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Mereka masuk menggunakan mobil, tak lama setelah mobil operasional kantor itu keluar hendak mengirim uang. Setelah masuk kawanan rampok turun, melumpuhkan beberapa pegawai yang ada di kantor itu. 

Sejumlah pegawai kantor diikat di ruang terpisah, sehingga perampok leluasa mengambil uang yang sudah tersimpan di dalam boks dan akhirnya kabur membawa uang sekitar Rp 2 miliar. 

Meski demikian, tak semua uang diambil karena uang lainnnya sekitar Rp 8,9 miliar selamat. Petugas polsekta dan Polres Subang langsung ke lokasi. Petugas melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di ruangan tempat penyimpanan uang.

Kapolsekta Subang Agus Eka Wijaya membenarkan kejadian itu, dan saat ini polisi masih melakukan pendalaman termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. "Kejadian tersebut ditangani Reskrim Polres Subang," katanya.

Menurut Agus, kejadian awalnya diperkirakan sekitar pukul 04.00 WIB perampok masuk secara paksa menggunakan mobil. Perampok yang diperkirakan lebih dari lima orang itu langsung masuk kantor dan menyergap para pegawai. "Sebelas orang pegawai di dalam kantor itu yang disekap dan diikat di ruang berbeda. Dari keterangan saksi, perampok itu ada yang membawa senjata api dan tajam," katanya.

Kantor tersebut, katanya dijaga satpam dan polisi. Namun, petugas satpam dan polisi tengah mengawal pengiriman uang. Mereka keluar kantor dengan menggunakan mobil pengantar uang beberapa saat sebelum kejadian. 

"Kerugian masih dalam penghitungan. Sayangnya, CCTV di kantor itu beberapa hari sebelumnya rusak, sehingga aksi perampok tak terekam," tegas Agus. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,