Bupati Klaten dan 7 Orang Terjaring OTT Tiba di KPK

Bupati Klaten dan 7 Orang Terjaring OTT Tiba di KPK

Bupati Klaten dan tujuh orang yang terjaring OTT tiba di Gedung KPK, Jumat 30 Desember malam sekitar pukul 22.50 WIB. (foto - ist)

Jakarta - Bersama Bupati Klaten Sri Hartini, tujuh orang lainnya yang terkait dugaan kasus suap mutasi sejumlah jabatan di Pemkab Klaten Jawa Tengah, tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. 

Kedelapan orang tersebut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), tiba Jumat (30/12/2016) malam sekitar pukul 22.50 WIB. Selain 8 orang, penyidik KPK juga tampak membawa dua buah kardus yang diduga berisikan sejumlah uang suap.

Ketika diturunkan dari mobil penyidik, para tersangka tak memberikan komentar sedikit pun meski dicecar dengan berbagai pertanyaan. Mereka semua langsung dimasukkan ke dalam gedung KPK lewat pintu belakang gedung.

Delapan orang tersebut akan langsung menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik KPK Juru bicara KPK, Febri Diansyah sempat mengatakan, status delapan orang tersebut akan ditentukan pada Sabtu 31 Desember sekitar pukul 09.00 WIB.

KPK melakukan OTT terhadap delapan orang di Klaten Jawa Tengah. Selain menangkap delapan orang itu, KPK juga mengamankan uang Rp 2 miliar dan 100 dolar AS. Diduga uang itu merupakan suap terkait dengan mutasi atau pengisian sejumlah jabatan di Pemkab Klaten.

Salah satu pihak yang ditangkap adalah Bupati Sri Hartini. Politikus PDIP itu merupakan istri dari mantan Bupati Klaten Haryanto Wibowo, yang juga politikus PDIP.

Haryanto pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek pengadaan buku paket tahun ajaran 2003/2004 senilai Rp 4,7 miliar, dan kasus penggunaan dana anggaran pendapatan belanja daerah untuk perjalanan ke luar negeri. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,