Buntut Kebakaran, Nakhoda dan Tiga ABK KM Zahro Ditangkap

Buntut Kebakaran, Nakhoda dan Tiga ABK KM Zahro Ditangkap

Para wisatawan memadati kapal du dermaga Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara yang akan berwisata ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu. (foto - ist)

Jakarta - Direktorat Polair Polda Metro Jaya mengamankan satu orang nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK) KM Zahro Express. Penangkapan itu sebagai buntut terbakarnya kapal motor itu, yang menewaskan 23 penumpang.
 
"Kita mengamankan nakhoda berikut tiga ABK, jadi ada empat orang yang ditangkap," kata Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Hero Hendrianto Bachtiar di Jakarta, Senin (2/1/2017).
 
Menurut Hero, polisi juga memeriksa dua pegawai Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan tiga penumpang kapal tersebut sebagai saksi. "Dua orang pegawai Dishub dari Syahbandar," katanya.
 
Kesembilan orang tersebut diamankan di kawasan Jalan Padamarang Tanjung Priok Jakarta Utara. Polisi akan menggali seputar kronologi terbakarnya kapal yang bermuatan ratusan orang itu. "Hasil awalnya nanti keterangan resmi dari humas," tegas Hero.
 
Seperti diketahui, Kapal Motor Zahro Express terbakar Minggu pagi 1 Januari 2017, di perairan Kepulauan Seribu. Saat itu kapal mengangkut 150 orang dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung. Namun, setelah berlayar 1 mil, kapal terbakar. Bangkai kapal kini telah dievakuasi ke Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,