Pilot Pesawat Kanada Ditangkap karena Mabuk di Dalam Kokpit

Pilot Pesawat Kanada Ditangkap karena Mabuk di Dalam Kokpit

Para penumpang turun dari pesawat Sunwing milik Maskapai Kanada. (foto - ist)

Calgary Seorang pilot maskapai penerbangan murah asal Kanada, Sunwing ditangkap pihak kepolisian Calgary karena pingsan akibat mabuk berat di dalam kokpit pesawat.
 
Pesawat Boeing 737-800 itu rencananya akan terbang pukul 07.00 waktu setempat pada Sabtu lalu, ke sejumlah tempat pemberhentian (transit). Antara lain Regina, Winnipeg dan berakhir di Cancun, Meksiko.
 
Pesawat tersebut akan membawa 105 penumpang, termasuk enam kru pesawat. Kepala Polisi Calgary, Paul Stacey menceritakan kronologi pilot mabuk tersebut. Menurutnya, sejumlah kru melihat sang pilot berperilaku aneh.
 
Lalu, mereka pun menemukan sang pilot sudah pingsan di kokpit. Diketahui, pilot bernama Miroslav Gronych berusia 37 tahun asal Slovakia tersebut, bekerja di Kanada dengan visa kerja.
 
Kini pilot itu berada dalam penahanan kepolisian Calgary. Ia akhirnya didakwa karena mengganggu penerbangan, dengan kadar alkohol di dalam darahnya yang tinggi. Sebelumnya, alkohol dalam darah Gronych diuji sekitar dua jam setelah penangkapan.
 
Hasilnya, ditemukan kadar alkohol tiga kali lipat dari batas yang diperbolehkan. Stacey menduga Gronych pingsan tepat sebelum pesawat dijadwalkan lepas landas (take-off).  "Ini semua menjadi potensi bencana. Saya katakan kemungkinan pilot menerbangkan pesawat sangat tipis ketika sedang mengalami gangguan, dan ini berhubungan dengan keselamatan," kata Stacey.
 
Sementara itu, Juru Bicara Sunwing, Jacqueline Grossman menyatakan apresiasi pada kru pesawat yang bisa menangani kejadian yang sangat disayangkan itu.
Perusahaannya mampu menemukan kapten lainnya untuk mengambil alih penerbangan.
 
"Kami sangat menyesal untuk setiap kemarahan dan meyakinkan pelanggan kami, keselamatan tetap menjadi prioritas utama," kata Grossman. Ia juga memastikan, Gronych tidak akan diizinkan untuk melakukan penerbangan dalam waktu dekat. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,