Polisi Segera Selidiki Sistem Didik di STIP Cilincing Jakarta

Polisi Segera Selidiki Sistem Didik di STIP Cilincing Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol M Awal Chairuddin menanggapi kasus pembunuhan Taruna STIP Jakarta. (foto - ist)

Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara akan menyelidiki proses sistem didik yang ada di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda Cilincing Jakarta Utara. 

Hal itu merespon terjadinya kekerasan, yang mengakibatkan salah satu taruna meninggal akibat dipukuli seniornya. Diketahui, kasus kekerasan kali ini menyebabkan Taruna tingkat satu bernama Amirullah meninggal dunia.

"Kita akan periksa pihak STIP, kita akan lihat sistem pengasuhan yang ada di STIP. Tujuannya kan untuk mencetak kader pelayaran yang andal, namun kita harus lihat bagaimana sistem didik mereka," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Awal Chairuddin, Rabu (11/1/2017).

Awal menjelaskan, kepolisian nantinya akan memeriksa pihak yang bertanggung jawab dalam jadwal bagi taruna yang ada di STIP. Setiap jadwal maupun agenda yang dilakukan di dalam lingkungan STIP seharusnya di bawah pengawasan atau tanggung jawab pihak sekolah.

"Jadi, misalnya kejadian pukul 22.30, itu biasanya agendanya apa? Siapa yang bertanggung jawab di jeda waktu tersebut," katanya.

Untuk para tersangka, sampai saat ini belum ada yang berani berbicara. Meski dicecar dan dikejar oleh awak media, mereka kompak membisu. "Tersangka masih down, kita akan tetap interogasi. Nantinya kita akan hubungkan kesaksian pelaku dengan apa yang ditemui hasil dari dokter," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,