Barcelona Akhirnya Singkirkan Athletic Bilbao di Copa del Rey

Barcelona Akhirnya Singkirkan Athletic Bilbao di Copa del Rey

Neymar merayakan golnya ke gawang Athletic Bilbao di leg dua Copa del Rey, Kamis (12/1/2017) dinihari. (foto - ist)

Barcelona - Barcelona sukses menyingkirkan Athletic Bilbao di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (12/1/2017) pagi. Gelandang Barcelona, Rafinha menyatakan, timnya memang tidak pernah ragu untuk mengalahkan lawannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Barca tengah tertinggal agregat 1-2 dari Bilbao. Namun, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil menang 3-1 di leg 2. Gol kemenangan Barca, masing-masing dicetak oleh Luis Suarez, Neymar dan Messi. 

Atas kemenangan itu tim asuhan Luis Enrique itu pun melaju ke perempatfinal dengan agregat 4-3. "Kami tak pernah merasa ada keraguan. Saat mereka mencetak gol, kami hanya ingin segera membalasnya untuk segera membunuh pertandingan," kata Rafinha lewat situs resmi Barcelona.

"Lawan cenderung membuat sesuatunya tetap sangat ketat di lini belakang melawan kami, sehingga kami harus menemukan kembali permainan kami," sebutnya.

Belakangan, performa Barcelona memang tengah jadi sorotan, menyusul hasil kurang apik di laga terakhir pada ajang La Liga. Barca ditahan imbang 1-1 oleh Villarreal, membuat mereka harus tertahan di posisi 3 klasemen sementara.

Sementara itu, aksi Gerard Pique mengkritik tajam wasit dan presiden Liga Spanyol, Javier Tebas memicu pro-kontra di Barcelona. Manajemen Barca tak setuju atas aksi Pique, sedangkan suporter malah mendukung. Pique mengkritik keras wasit setelah Barca kalah dari Athletic Bilbao di leg pertama Copa del Rey beberapa waktu lalu. 

Kritikan itu berlanjut saat Barcelona ditahan imbang Villarreal. Bahkan, dalam pertandingan melawan Villarreal, saat hendak menuju bangku pemain Pique sempat menunjuk-nujuk Tebas yang duduk di tribun VIP. "Apakah Anda melihatnya?," teriak Pique ketika itu.

Atas aksi beknya itu, manajemen Barcelona pun buka suara. CEO Barcelona, Oscar Grau meminta Pique berhenti mengkritik wasit. "Kami telah berbicara dengan kapten dan Pique, dan kami telah menerangkan harapan kami bukan tentang memprotes wasit. Jika kita menginginkan yang terbaik bagi Barcelona, kami harus melanjutkan tapa berbicara soal wasit," kata Grau seperti dilansir AS.

"Dari pengalaman saya, Anda tidak perlu protes ke wasit. Ada situasi di mana kita tak suka, namun pada akhirnya tim terbaiklah yang menang," kata Grau.

Kondisi berbeda terjadi dengan para suporter Barcelona. Dukungan itu mereka suarakan saat menyaksikan laga leg kedua Copa del Rey melawan Athletic Bilbao dinihari tadi. Para suporter yang memadati markas Barcelona, Stadion Camp Nou berteriak meminta Javier Tebas mundur. "Tebas keluar sekarang," teriak para suporter. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,