12 Calon TKW yang Telantar di Karanganyar akan Dipulangkan

12 Calon TKW yang Telantar di Karanganyar akan Dipulangkan

Ruang tidur para calon TKI di rumah penampungan di Karanganyar Tengah. (foto - ist)

Karanganyar - Sebanyak 12 calon tenaga kerja wanita (TKW) yang telantar di rumah penampungan milik Hermawan, warga Karanganyar akan dipulangkan. Hingga saat ini mereka masih ditampung di sebuah rumah yang berada di Jalan Solo-Tawangmangu, Dukuh Gerdu Desa/Kecamatan Karangpandan.

"Kami akan segera memulangkan mereka. Hermawan nanti yang bertanggung jawab untuk memulangkan mereka," kata Kepala Balai Pengawasan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Jawa Tengah Abe Rachman, Senin (16/1/2017).

Menurutnya, kasus penggerebekan rumah penampungan calon TKI ilegal tersebut akan diserahkan ke Polda Jawa Tengah. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap pemilik rumah penampungan, ditemukan dugaan pelanggaran hukum. Penyaluran TKI tersebut ilegal karena izinnya telah dicabut beberapa tahun lalu. Hermawan juga melakukan perekrutan calon dengan pendekatan perorangan. 

"Perekrutan dengan cara seperti itu melanggar peraturan perundangan yang berlaku. Dia sudah kita minta klarifikasi sampai Sabtu sore lalu. Perusahaannya kami nyatakan tidak resmi dan perekrutan calon TKI itu ilegal. Berita acara pemeriksaan akan kita serahkan Polda Jateng Senin ini," tegas Abe.

Terkait penanganan 12 calon TKW, berita acara penanganan sementara sudah ditandatangani yang bersangkutan hingga menunggu proses selanjutnya. Sebenarnya, ada dua opsi untuk menangani para korban. 

Pertama, disalurkan ke perusahaan penyalur resmi atau dipulangkan ke tempat asalnya. Namun kemungkinan besar akan dipulangkan karena saat ini penyalur TKI yang resmi sangat sedikit. Sekarang di Jateng saja hanya ada dua.

Abe menyatakan, sepak terjang Hermawan dalam penyalur TKI sudah cukup lama. Warga asal Malang itu tercatat pernah bekerja di salah satu perusahaan penyalur TKI, dan menjabat sebagai kepala cabang. Namun sejak perusahaannya ditutup, ia menyalurkan TKI secara ilegal.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safi Simanjuntak menambahkan, pihaknya menerjunkan sejumlah anggotanya untuk memberi perlindungan terhadap 12 wanita calon TKI tersebut. "Keamanan mereka akan kami jaga, kami akan melakukan perlindungan selama masih diproses di pihak terkait," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,