Buntut Akunnya Diblokir, FPI 'Ancam' Pemboikotan Twitter

Buntut Akunnya Diblokir, FPI 'Ancam' Pemboikotan Twitter

Gambar yang menyerukan pemboikotan FPI terhadap Twitter.

Jakarta -  Dengan diblokirnya akun Twitter Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atau Habib Rizieq (@syihabrizieq) dan DPP FPI (@dpp_fpi), menyisakan 'ancaman'.

Meski hingga saat ini pihak FPI belum melontarkan pernyataan resmi, di media sosial (medsos) sudah lebih dulu beredar gambar yang menyerukan pemboikotan FPI terhadap Twitter.

Gambar tersebut beredar luas di linimasa media sosial. Di dalam gambar tersebut terpampang judul: Seruan Imam Besar FPI, Habib Muhammad Riziq Syihab. "Kepada segenap pejuang dan pendukung aksi 411, 212, 161, Boikot Twitter," begitu bunyi tulisan di tengah-tengah gambar itu.

Di bagian bawahnya, ada tiga poin yang menyerukan jangan menggunakan Twitte, karena tidak suka dengan syiar dan dakwah yang dilakukan FPI. Kemudian ada perintah pejuang Muslim Cyber Army untuk segera 'mengambil-alih' pengelolaan Twitter.

Poin terakhir menyatakan, seluruh anggota FPI di AS diimbau untuk menyiapkan aksi demo besar-besaran di kantor Twitter pusat. Sejauh ini, belum bisa dipastikan apa memang gambar tersebut resmi dikeluarkan dari pihak FPI atau hanya di-edit pihak tertentu.

Seperti diketahui, diblokirnya kedua akun Twitter FPI dilatarbelakangi alasan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di Twitter. "Kami dapat menangguhkan akun yang melanggar Peraturan Twitter. Penangguhan akun terjadi berdasarkan laporan yang kami terima dari pengguna melalui prosedur pelaporan pelanggaran yang kami miliki," tulis Twitter Indonesia dalam pernyataan resminya.

"Laporan-laporan yang masuk diproses secara seksama oleh tim kami di San Fransisco (Amerika Serikat) dan Dublin (Irlandia). Apabila terbukti melanggar Peraturan Twitter, maka sebuah akun dapat ditangguhkan," begitu bunyi lanjutannya.(Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait