Bandar Narkoba Kelas Kakap se-Jabodetabek Ditembak Mati

Bandar Narkoba Kelas Kakap se-Jabodetabek Ditembak Mati

Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Kelas Kakap se-Jabodetabek. (foto - ist)

Jakarta - Petugas Subdit I Direktorat Narkoba dari Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar narkoba kelas kakap se-Jabodetabek. Ia merupakan seorang residivis bernama Briyan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, ia ditembak karena melawan petugas saat dibawa ke Karawang dari rumahnya di Tangerang Selatan, untuk menunjukkan lokasi persembunyian teman-temannya yang terlibat dalam peredaran narkoba.

"Ketika di perjalanan, salah seorang tersangka bernama Briyan berusaha melawan petugas. Sehingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas yang terukur," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan, Selasa (17/1/2017).

Briyan pun tewas setibanya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Dari tangan residivis yang tiga kali keluar-masuk penjara atas kasus narkoba tersebut, petugas mengamankan sepucuk pistol jenis revolver kaliber 22.

Kapolda menjelaskan, tidak hanya Briyan yang diringkus aparat. Sedikitnya ada empat temannya yang juga dibekuk, masing-masing bernama Aminuddin alias Pelor, Alvin, Agus Setia dan Feri.

Briyan dan Aminuddin lebih dulu ditangkap berkat informasi mengenai peredaran narkoba di kawasan Hayam Wuruk pada Rabu 11 Januari 2017 lalu. "Petugas melakukan under cover buy dan berhasil menangkap pelaku dengan barang bukti sabu dan pil happy five," tega Iriawan.

Secara keseluruhan, dari tangan komplotan bandar narkoba Jabodetabek tersebut, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain sabu seberat 8,8 kilogram, pil ekstasi sebanyak 1.942 butir, pil H5 21.900 butir dan sembilan buah telepon genggam. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,