Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Jadi Tersangka Suap

Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Jadi Tersangka Suap

Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Tbk, Emirsyah Satar. (foto- ist)

Jakarta - Sejumlah barang bukti telah diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan suap lintas negara kepada petinggi di PT Garuda Indonesia Tbk. 

Hasil gelar perkara yang didahului proses penyelidikan itu, akhirnya menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Emirsyah Satar sebagai tersangka suap pembelian pesawat. 

"ES (Emirsyah Satar) selaku mantan Dirut PT Garuda Indonesia dan juga terdapat satu orang lainnya," kata Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, Kamis (19/1/2017). 

Kasus baru itu sempat dilaporkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang juga pernah memiliki saham di PT Garuda Indonesia. Kini, Emiryah menjabat sebagai Chairman MatahariMall.com, situs e-commerce milik Lippo Group. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah pun membenarkan terkait kasus itu. Pihaknya melakukan penggeledahan di empat lokasi di Jakarta Selatan pada Rabu 18 Januari 2017. "Benar, kemarin kami lakukan penggeledahan di empat lokasi di sekitar Jakarta Selatan," kata Febri.

Menurutnya, kasus itu juga trans-nasional atau lintas negara. Dugaan nilai suapnya mencapai jutaan dolar Amerika Serikat. "Ada indikasi suap lintas negara yang kami tangani. Nilai suapnya cukup signifikan, yakni mencapai jutaan dolar Amerika," tegas Febri. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,