13 Jam Api Berkobar Gedung Pasar Senen Khawatir Roboh

13 Jam Api Berkobar Gedung Pasar Senen Khawatir Roboh

Sudah 13 jam kobaran api yang melalap Pasar Senen Jakarta Pusat belum bisa dipadamkan. (foto - dung)

Jakarta - Kobaran api yang melalap Pasar Senen di Jakarta Pusat hingga saat ini belum bisa dipadamkan, meski sudah 13 jam melalap kios di pasar tersebut. Sejak pukul 04.20 WIB hingga pukul 18.00 WIB, api masih membakar blok 1 dan 2 Pasar Senen. 
 
Petugas selain memadamkan api di dua blok itu, juga harus mencegah agar api tidak merembet ke blok 3 dan menimbulkan kebakaran baru. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Subejo sebelum api membesar penanganan kebakaran telah dilakukan dengan hydrant di gedung pasar. 
 
Namun karena api cepat menjalar, pemadaman tidak dapat dilakukan. Petugas pemadam kemudian dihubungi. "Tadi pada pagi hari sudah gunakan hydrant. Namun karena perambatan lebih cepat dibanding upaya pemadaman, mereka lalu memanggil petugas damkar," katanya di lokasi, Kamis (19/1/2017). 
 
Menurut Subejo, setiap gedung biasanya mempunyai alarm dan alat pemadam ringan (apar). Namun, ia mengaku tidak tahu apakah Pasar Senen yang terbakar mempunyai semua itu. Seharusnya ada, saya belum cek karena sedang fokus pemadaman. Coba tanya ke PT Pembangunan Jaya. Bagaimana sistem penanganan dini mereka, berfungsi atau tidak," katanya.
 
Sejauh ini, ia pun belum bisa mengatakan apakah saat kebakaran semua fasilitas pemadaman kebakaran gedung itu berfungsi dengan baik atau tidak. Pasalnya, pihaknya masih fokus melakukan pemadaman hingga sore menjelang malam ini. 
 
Dilaporkan, kobaran api terus merembet ke area gedung yang belum terjilat api. Bahkan, kobaran api sudah melumat kios-kios di seluruh lantai I dan II, yakni di blok 1 dan 2. "Jadi kalau kita lihat itu blok I dan II lantai 1 dan 2 kemungkinan sudah terbakar semuanya. Tadi sudah kuning, tapi merah lagi," kata Subejo.
 
Ia menyatakan, saat ini upaya pemadaman terus dilakukan personel pemadam kebakaran. Selain itu, petugas harus mencegah agar api tidak menjalar ke blok 3. "Kalau sampai masuk ke sana (blok 3), dalam hitungan detik bisa masuk dan merembet ke mana-mana," tegasnya.
 
 
Ia juga tetap mengusahakan pemadaman dari dalam dengan menggunakan masker dan alat khusus. Namun, ia pun tetap mengutamakan keselamatan para anggotanya itu, mengingat gedung itu merupakan gedung lama, ditakutkan konstruksi bangunan roboh dan menimpa petugas yang masuk ke dalam.
 
Hingga siang tadi, sudah 57 unit mobil damkar yang ada di lokasi. Sedangkan personel damkar yang dikerahkan sudah mencapai 224 orang. Ditambah petugas Satpol PP dan lain-lain, ada sebanyak 386 personel gabungan di lokasi. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,