Persib Bandung Akhirnya Gagal juga Datangkan Vitor Saba

Persib Bandung Akhirnya Gagal juga Datangkan Vitor Saba

Surat Vitor Saba yang dikirimkan lewat Instagram @gabrielbudi. (foto - vikingpersib.co.id)

Bandung - Persib Bandung dipastikan gagal mendatangan Vitor Rodrigues Saba, menjelang musim kompetisi 2017. Kepastian itu dikabarkan agen pemain sepakbola Budi Liminto, Minggu (22/1/2017).
 
"Dengan berat hati, saya menyampaikan, Vitor Saba memutuskan untuk tidak bermain di Persib ataupun klub Asia Tenggara lainnya musim ini. Saba merasa tehormat dgn sambutan bobotoh dan sebenarnya ingin bergabung. Tapi ada masalah keluarga yg membuat dia tidak bisa bergabung," tulis Budi di akun Instagram-nya @gabrielbudi.
 
Ia mengatakan, bukan masalah negosiasi yang menghambat proses transfer Saba. Namun, tahun ini istri Saba akan melahirkan. "Tidak ada masalah dengan harga, tapi alasan keluarga terutama istri yg mengandung membuat dia ingin main di klub yg dekat dgn keluarga. Saya sudah berusaha yg terbaik tapi mohon maaf kali ini gagal mendaratkan Saba. Sometime we win sometime we learn. Persib klub besar dan tidak pernah ada pemain yang lebih besar dari klub itu sendiri. Hatur Nuhun," katanya.
 
Pelatih Djadjang Nurjaman pun jelas merasa kecewa, yang sebelumnya berharap Vitor jadi gelandang serang Persib musim ini. Apalagi, alumnus akademi sepakbola Flamengo Brasil itu merupakan pemain yang benar-benar diinginkannya untuk menjadi bagian tim.  Berdasarkan rekaman video, pemain berusia 26 tahun itu dinilai memiliki gaya pemainan yang dibutuhkan Persib.
 
Lewat Instagram @gabrielbudi pula, Saba menulis surat khusus kepada manajemen dan bobotoh Persib Bandung. Pertama Saba mengungkapkan, ia merasa tersanjung dengan sambutan pendukung Persib Bandung yang ia terima melalui media sosialnya. 
 
Ia mengaku sedikit banyak telah mengumpulkan informasi tentang sepakbola Indonesia. Informasi negatif dan positif pun diterimanya. Saba menjelaskan, ia akan punya bayi tahun ini. Ia tidak mau berada jauh dari rumah karena khawatir sesuatu terjadi pada keluarga kecilnya. "Saat menandatangani sebuah kontrak, saya akan mengerahkan 100 persen kemampuan saya. Dan itu sulit terjadi dalam kasus ini," tulisnya.
 
Ia juga mengaku sudah bertemu dengan salah seorang pemain Persib Bandung dan mendiskusikan, tawaran untuk bergabung terjadi dalam waktu yang tidak tepat.
 
"We mentioned that unfortunately is a bad timing. meaning that if i was 29/30 years old it would be easier. Since after that you have 2/3 maximum 4 years more of high level performance and is easier to manage these type of family situatuon when you have a base home and work in one country. But unfortunately i am still 26 and still have a long road to go," sebutnya.
 
Vitor Rodrigues Saba pun mengapresiasi Budi Liminto yang telah menghormati keputusannya dan membuat "win-win situation" antara dirinya dan Persib. (Jr.)**
.

Categories:Persib,
Tags:,