Kereta Express Tergelincir Tewaskan Puluhan Penumpang

Kereta Express Tergelincir Tewaskan Puluhan Penumpang

Kereta Hirakhand Express di India tergelincir menewaskan puluhan penumpang. (foto - India Today)

Odisha - Sedikitnya 39 penumpang dinyatakan tewas dan 50 orang lainnya terluka, menyusul kereta ekspres di India bagian timur tergelincir keluar dari rel, Sabtu malam waktu setempat. Kereta tersebut berangkat dari Jagdalpur menuju Bhubaneswar Orissa.
 
Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, Minggu (22/1/2017) tujuh gerbong kereta Hirakhand Express keluar dari rel Sabtu malam pukul 23.00 waktu setempat, setelah melintasi jalur paralel kereta barang.
 
Petugas penyelamat berusaha memotong dan membuka gerbong keesokan harinya di dekat stasiun kereta api Kuneru, di Distrik Vizianagaram negara bagian Andhra Pradesh India Selatan.
 
"Sebanyak 39 orang tewas dan 19 orang sudah teridentifikasi," kata JP Mshra, pejabat dari East Coast Railway. Menurutnya, masih banyak orang yang terjebak di dalam kereta yang masih terbalik itu.
 
Juru bicara kereta api nasional Anil Kumar Saxena mengatakan, berdasarkan investigasi awal ada kemungkinan sabotase trek dari pemberontak Maois yang aktif pada area itu. "Ada beberapa dugaan (sabotase) karena dua kereta lainnya telah menyeberang lancar menggunakan trek yang sama sebelumnya di malam hari," katanya.
 
Pihak kepolisian Odisha, daerah tempat kereta tergelincir tersebut menyatakan tidak ada keterlibatan antara pemberontak Maois yang dikenal dengan Naxal pada kecelakaan itu. "Kami benar-benar menolak setiap kemungkinan keterlibatan Maois pada kecelakaan ini. Kuneru bukan daerah kekuasaan Naxal," kata seorang perwira intelijen kepada Press Trust of India.
 
Sejauh ini, sistem kereta api India adalah terbesar ketiga di dunia, namun terkendala oleh kurangnya sinyal dan sistem komunikasi modern. Selain itu, sistem kereta api India memilki predikat pemeliharaan jalur dan peralatan yang buruk. Diketahui, persinyalan yang digunakan di beberapa tempat juga belum maksimal, sehingga meningkatkan risiko kesalahan manusia.
 
Dilansir laman Aljazeera, pada bulan November tahun lalu, 146 orang tewas ketika sebuah kereta penumpang tergelincir dekat kota Kanpur, di Uttar Pradesh. Kecelakaan kereta api mematikan di negara itu setidaknya terjadi berturut-turut selama lima tahun belakangan.
 
Menurut sebuah laporan pemerintah tahun 2012, sekitar 15.000 orang tewas setiap tahun dalam kecelakaan kereta api. Yang terburuk terjadi tahun 1981, ketika kereta api jatuh ke Sungai Bagmati di India utara, menewaskan hampir 800 orang.
 
Perdana Meneteri India, Narendra Modi berjanji tahun lalu untuk berinvestasi $ 137bn selama lima tahun ke depan untuk memodernisasi jaringan kereta api, yang digunakan oleh sekitar 23 juta penumpang per hari. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,