Ribuan Massa FPI Kawal Pemeriksaan Rizieq di Polda Metro

Ribuan Massa FPI Kawal Pemeriksaan Rizieq di Polda Metro

Ribuan massa FPI melakukan longmarch dari Masjid Al-Azhar ke Polda Metro Jaya guna mengawal pemriksaan Habib Rizieq. (foto - ist)

Jakarta - Ribuan massa Front Pembela Islam (FPI) turut mengawal pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/1/2017). Massa pun mulai berdatangan untuk melakukan unjuk rasa, sedangkan yang lainnya melakukan longmarch dari Masjid Al-Azhar ke Polda.

Kawat berduri pun sejak pagi sudah membentang di gedung Polda Metro Jaya, untuk menghalau massa masuk ke wilayah Polda Metro. Para polisi wanita (polwan) dan para TNI Wanita (Kowad) juga turut dikerahkan di depan gedung Polda Metro Jaya.

Namun, meski adanya pemeriksaan Habib Rizieq dan unjuk rasa, Polda Metro Jaya tetap membuka pelayanan kepada masyarakat. Aktivitas perkantoran di sekitar kawasan Semanggi Jakarta Selatan pun tetap berjalan seperti biasa.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, sedikitnya 2.000 massa FPI ikut mengawal jalannya pemeriksaan Rizieq. "Dilaporkan 2.000 massa yang datang ke Polda Metro Jaya. Mereka terkonsentrasi di gerbang Utama Polda Metro yang mengarah ke SCBD itu," katanya.

Menurutnya, massa terlebih dahulu melakukan salat dhuha di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. "Massa dilaporkan titik kumpul di Masjid Al-Azhar untuk kemudian akan menuju Polda Metro," tambahnya.

Terkait dengan hal itu, polisi sudah menyiapkan sejumlah personel dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. "Beberapa personel sudah disiapkan untuk mengamankan," tegas Argo. Polisi juga menyiapkan kendaraan taktis baracuda dan water canon. "Kalau itu sesuai SOP sudah disiagakan," katanya.

Ribuan massa yang menggeruduk Polda Metro Jaya praktis menutup sebagian jalan. Meski demikian, Argo mengatakan untuk pengalihan arus akan dilakukan situasional. "Tentu akan mengganggu arus lalu lintas, tapi selama masih bisa ditangani dan dirasa belum perlu, pengalihan arus masih situasional," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,