Empat Tersangka Pengeroyok Mahasiswi Unikom Diringkus

Empat Tersangka Pengeroyok Mahasiswi Unikom Diringkus

Dua perempuan berinisal MS dan RM jadi tersangka ditahan di Satreskrim Polrestabes Jalan Jawa Kota Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Kejadian mengenaskan dialami AA (18), mahasiswi Unikom yang dikeroyok oleh empat temannya di Apartemen Metro Suites Tower E lantai lima Jalan Soekarno Hatta Bandung. Tak hanya melakukan pemukulan dan penyulutan api rokok, pelaku juga memaksa korban menyerahkan uang.

AA hanya meringis kesakitan setelah mendapat penganiayaan. Ia juga harus merelakan uang yang dimilikinya untuk diserahkan kepada empat pelaku penganiayaan, yakni MS (20) dan RM (21) MRH (17) dan IM (17).

"Pelaku minta uang Rp 200 ribu, tapi korban hanya memiliki Rp 100 ribu. Jadi uang yang dimiliki oleh korban diserahkan seluruhnya kepada pelaku," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana kepada wartawan di Polrestabes Bandung, Minggu (29/1/2017). 

Kedua perempuan MS dan RM menjadi tersangka yang ditahan di Satreskrim Polrestabes Jalan Jawa Kota Bandung. Keempatnya ditangkap, setelah AA melaporkan kejadian itu ke Unit Reskrim Polsek Buahbatu.

Pengeroyokan terhadap AA berawal dari kemarahan MS. MS tersinggung dengan perkataan AA yang mencaci pacarnya. MS pun tak terima pernyataan AA, yang menyebutnya suka berhubungan dengan pria paruh baya. "Sebetulnya korban dan MS memang saling kenal dan merupakan teman sepermainan. Hanya karena dampak buruk dari penggunaan media sosial," kata AKBP Yoris.

Menurutnya, AA mengalami luka bengkak di bagian mata sebelah kiri, luka memar di bagian bawah tangan kanan, luka lecet akibat cakaran di kedua tangannya dan luka bakar di kedua tangannya akibat disundut rokok. Akibat kejadian itu, AA mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al Islam.

"Setelah mendapatkan laporan, tim menangkap MS di apartemen itu. Tak lama RM pun ditangkap setelah dipancing untuk datang ke apartemen. Sedangkan dua pelaku pria lainnya ditangkap di warung,” kata Yoris.

Keempat tersangka dikenakan Pasal 170 KUHPidana akibat perbuatannya. MS dan RM ditahan di ruang tahanan Polrestabes Bandung. Sedangkan MRH dan IM ditahan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) khusus anak di Sukamiskin. "Ancamannya penjara di atas lima tahun," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,