Kaepala Dinas Diringkus Pemkot Jajaki Sistem Online Perizinan

Kaepala Dinas Diringkus Pemkot Jajaki Sistem Online Perizinan

Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo. (foto - ist)

Bandung - Pemerintah Kota Bandung mengevaluasi sistem online perizinan, sebagai upaya menekan atau menghilangkan pungutan liar (pungli). Hal itu dikemukakan Walikota Bandung Ridwan Kamil, menyusul tertangkapnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Dandan Riza Wardana.

"Saya sudah bilang ke Pak Sekda untuk bentuk tim satgas reformasi perizinan dan sistem online, untuk memastikan teknologinya," kata Ridwan Kamil, Senin (30/1/2017).

Berdasarkan informasi yang diterima Pemkot Bandung, praktik pungli masih terjadi dengan modus merekayasa alasan teknis. Sistem online dibuat lambat dengan alasan sulit log in, jaringan tidak optimal atau alasan lainnya. "Agar orang bingung lalu datang (bertatap muka). Nah di situ rupanya terjadi pungli," katanya. 

Menurut Emil, pucuk pimpinan dinas menjadi ujung tombak dalam indikasi pungli. Bagaimanapun, anak buah akan mengikuti dan menyesuaikan pola kepemimpinan atasannya. "Ekor itu gimana kepala‎. Kalau kepalanya suka duit pasti ekornya juga suka," katanya.

Atas penangkapan Kadinas PMPTSP, membuat Pemerintah Kota‎, kepolisian dan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli menghentikan dan menemukan modus penyalahgunaan wewenang. Usai penangkapan itu pimpinan DPMPTSP, pengurusan perizinan pun sementara tak dapat dilayani. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,