Uang Rp 1 Miliar Diklaim Bukan Milik Pribadi Kadis PMPTSP

Uang Rp 1 Miliar Diklaim Bukan Milik Pribadi Kadis PMPTSP

Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) di Jalan Cianjur No. 34 Kota Bandung masih disegel. (foto - ist)

Bandung - Kuasa hukum Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung Dandan Riza Wardana mengklaim, tidak semua uang yang disita pihak kepolisian merupakan hasil pungutan liar (pungli) kliennya.

Seperti diberitakan, hasil penggeledahan yang dilakukan saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat 28 Januari 2017 lalu, polisi mengamankan sejumlah uang yang diduga merupakan hasil pungli. Total uang yang didapatkan baik dari mobil dan rumahnya mencapai Rp 364 juta, 24 ribu dolar AS dan 124 poundsterling.

"Meluruskan apa yang sudah diekspos kemarin. Tidak semuanya hasil pungli yang diberikan anak buahnya kepada Dandan," kata salah seoerang kuasa hukum, Rohman Hidayat di Mapolrestabes Bandung, Senin (30/1/2017).

Menurut Rohman, uang hasil sitaan unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Bandung merupakan sebagian uang istri dari Dandan dan juga sebagian tabungan umroh.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo mengatakan, jajarannya bakal membuktikan bantahan dari pihak Dandan mengenai uang yang telah disita saat OTT. "Penyidik yang akan buktikan, uangnya dari mana, silakan aja. Itu kan saat penggeledahan awal, yang bersangkutan menunjukan, kalau sekarang itu ada didampingi lawyers silakan dibuktikan dulu," tegasnya.

Seperti diketahui, kepolisian resmi menetapkan Dandan Riza Wardana sebagai tersangka gratifikasi dan pungli. Barang bukti uang sekitar Rp 1 miliar yang diamankan dipastikan memang hasil pungli yang dilakukan oleh Dandan dan lima anak buahnya.

"Hasil pungli," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. Ia tak mempermasalahkan jika Dandan membantah, barang bukti itu adalah hasil pungli dan menyebutnya sebagai milik pribadi. Menurutnya, kepolisian memastikan bertindak profesional. "Kita profesional. Bantahan itu hal wajar," katanya.

Dandan sebelumnya tertangkap tangan dalam operasi tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli pada Jumat malam 27 Januari 2017 di ruang kerjanya. Ia diduga menerima sejumlah uang dari hasil pungli perizinan usaha dari berbagai sektor.

Dari sejumlah bukti, akhirnya Dandan pun ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu malam 28 Januari 2017 oleh Polrestabes Bandung. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,