Jennifer Bela Pengungsi Muslim Malah Diserang Netizen

Jennifer Bela Pengungsi Muslim Malah Diserang Netizen

Jennifer Lawrence.

Los Angeles - Jennifer Lawrence diserang sejumlah pengikut di Facebook, setelah menyuarakan perasaan ibanya terhadap para pengungsi muslim di Amerika Serikat (AS). Aktris Passengers itu menyayangkan kebijakan Trump, yang melarang tujuh negara muslim masuk ke negaranya.
 
Dalam akun Facebooknya, Jennifer Lawrence menulis, "Aku bersedih untuk para pengungsi Muslim yang tidak bersalah, yang coba menghindari teror dan mencari keamanan untuk keluarganya".
 
Ia pun melanjutkan, "Aku dan jutaan orang Amerika mengerti bahwa ras atau agama seseorang tidak seharusnya membahayakan mereka. Sudah jadi kewajiban setiap orang untuk menolong dan melindungi sesama, tak peduli kebangsaan mereka. Aku berdoa untuk kesehatan mereka dan semoga rasa iba bisa kembali ke White House".
 
Dilansir The Wrap, tulisannya itu sepertinya mendapat banyak respons negatif. Sejumlah netizen malah menyerbu kolom komentar aktris X-Men tersebut. "Aku bersedih untuk selebriti yang polos dan tak tahu apa-apa. Mereka pikir pendapat mereka penting untuk orang-orang. Aku berdoa kecerdasan dan logika suatu hari bisa ada di Hollywood," tulis seorang netizen dengan sinis.
 
Bahkan, netizen lain ada yang menantang Jennifer Lawrence untuk menampung para pengungsi tersebut. "Jadi kamu akan menampung keluarga pengungsi di beberapa rumah yang kamu miliki? Atau setidaknya donasikan sedikitnya 100 ribu dolar AS untuk program membantu pengungsi? Benar, kan?"
 
"Tolong jangan ditanggapi opini dari selebriti yang hidup di lingkungan bertembok, dengan pengamanan yang ketat," kata yang lainnya. Namun demikian, ada juga yang membalas jika semua yang terjadi adalah salah negara pengungsi masing-masing.
 
"Ya ampun. Ini bukan karena ras atau agama yang membuat mereka berkeliaran. Ini adalah kegagalan negara mereka, sehingga AS punya alasan untuk melarang mereka datang ke sini dengan niat jahat. Apalagi dengan fakta bahwa negara mereka banyak teroris."
 
"Aku penasaran Jennifer, apakah kamu akan sedih ketika muslim radikal membunuh orang Amerika yang tak bersalah?" tulis lainnya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,