Akui Manipulasi Efisiensi BBM Mitsubishi Didenda Rp 56 Miliar

Akui Manipulasi Efisiensi BBM Mitsubishi Didenda Rp 56 Miliar

Manipulasi Efisiensi BBM Mitsubishi Didenda Rp 56 Miliar. (foto - ist)

Tokyo - Konsumer Affairs Agency Jepang memerintahkan Mitsubishi Motor Corp untuk membayar denda sebesar 485 juta yen atau setara Rp 56,5 miliar, setelah pihaknya Mitsubishi mengakui telah memanipulasi data konsumsi bahan bakar.
 
Sebelumnya pemerintah Jepang menemukan, klaim efisiensi sembilan model Mitsubishi yang tertera dalam iklan tak sesuai dengan kenyataan. Konsumsi bahan bakar rata-rata lebih rendah 4,3 km/liter daripada yang diiklankan.
 
Model-model yang tersebut, antara lain Pajero, Outlander, mobil mini eK Wagon serta dua mobil mini berlabel Nissan.
 
Dilaporkan japantimes.co.jp, angka denda tersebut setara dengan tiga persen dari pendapatan Mitsubishi, pada April hingga Agustus bulan lalu. Dalam periode itu, Mitsubishi sedang tidak diperbolehkan menjual mobil mini.
 
Menurut sumber, denda tersebuti sekaligus menjadikan Mitsubishi sebagai pabrikan pertama yang terkena hukuman, pasca Undang-undang terkait direvisi April lalu. 
 
Mereka juga diperintahkan agar tidak lagi melakukan hal yang sama. "Kami menganggap sanksi ini serius, dan dengan cepat menanggapi hal itu," sebut Mitsubishi dalam pernyataan resminya.
 
Mitsubishi Motors pada Juni lalu pernah mengatakan, mereka akan membayar kerugian setiap konsumen sebesar 100 ribu yen.Uang itu sebagai ganti rugi atau kompensasi terhadap kerugian yang diderita konsumen. (Jr.)**
.

Categories:Otomotif,
Tags:,