Usai Diserbu Warga, Brimob Siaga di Mapolsek Cisolok

Usai Diserbu Warga, Brimob Siaga di Mapolsek Cisolok

Kantor Polsek Cisolok Kabupaten Sukabumi setelah dirusak warga. (foto - Humas Polda Jabar)

Sukabumi - Anggota Brimob Mapolda Jawa Barat tetap bersiaga menjaga Mapolsek Cisolok Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/2/2017). Meski situasi keamanan usai perusakan oleh warga, polisi masih melakukan pengamanan di sejumlah lokasi.

Personel Brimob datang setelah ribuan warga dari sejumlah kampung di Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi merusak kantor Mapolsek Cisolok, Jumat lalu. Brimob melakukan pengamanan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan aksi massa susulan.

Kapolres Sukabumi, Mokhamad Najib didampingi sejumlah tokoh masyarakat, melakukan upaya persuasi agar warga tidak terprovokasi aksi anarkistis. Kasus perusakan yang dilakukan warga yang didominasi nelayan itu diharapkan tidak terulang.

Meski polisi masih belum menetapkan tersangka pelaku perusakan kantor Mapolsek Cisolok, petugas masih terus melakukan penyelidikan terkait aksi itu. "Belum ada tersangka pelaku perusakan kantor mapolsek. Polisi masih terus melakukan penyelidikan. Situasi keamanan relatif berangsur kondusif," kata Mokhamad Najib.

Menurutnya, kasus perusakan diduga dipicu kesalahpahaman warga saat polisi mendatangi salah seorang warga, yang diduga pengepul benur lobster. Mapolres Sukabumi membantah bila proses penangkapan warga yang diduga pengepul, tidak sesuai prosedur dan melakukan tindakan kekerasan.

"Personel reskrim telah mengantongi surat perintah untuk melakukan penyelidikan, terkait adanya dugaan jual beli benur lobster. Tidak benar kami melakukan tindakan fisik saat akan mengamankan salah seorang warga, yang diduga pengepul benur lobster,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono menyesalkan atas aksi anarkistis perusakan kantor Mapolsek Cisolok. Warga diimbau tidak mudah terprovokasi. Petugas kepolisian yang menjalankan tugas diharapkan bersikap santun sesuai prosedur. Apalagi, nasib nelayan tengah terpuruk akibat musim paceklik yang rentan tersulut emosi. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,