Selesai Diperiksa, DPMPTSP Bandung Kembali Beroperasi

Selesai Diperiksa,  DPMPTSP Bandung Kembali Beroperasi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto melakukan inspensi mendadak (sidak) ke kantor DPMPTSP Kota Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Setelah ditutup dan diberikan garis polisi di bagian depan kantor, kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung kembali beroperasi, Senin (6/2/2017). Sebab, proses pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian telah selesai.

Menurut Walikota Bandung M. Ridwan Kamil, pihaknya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang menangani kasus ini, karena telah bekerja sama dengan sangat baik hingga persoalan yang terjadi bisa terselesaikan tepat waktu. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Kapolrestabes yang sudah tepat waktu memberikan komitmen, untuk melanjutkan proses tanpa mengurangi pelayanan publik," katanya.

Tak hanya melontarkan ucapan terima kasih atas permasalahan yang diselesaikan dengan sigap, Emil juga melontarkan terima kasih karena tidak ada barang fisik yang diambil dari kantor. Sehingga pihaknya bisa langsung menggunakan sistem untuk difungsikan kembali. "Terima kasih karena dengan kecanggihan dari tim penyidik dan KPK, data-data cukup diambil tanpa harus secara hardwarenya, sehingga kami dengan begitu bisa mengatasi sistem kembali normal," tegas Emil.

Sementara itu, Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan, langkah selanjutnya pihak kepolisian akan melengkapi proses penyidikan, baik pemeriksaan saksi maupun pemberkasan untuk diserahkan kepada penuntut umum. Dalam proses itu, pihak KPK juga turut terlibat untuk membantu kegiatan pemeriksaan.

"KPK datang untuk membantu proses penyidikan dan memperkuat proses hukum. Yakni untuk melakukan forensik pemeriksaan terhadap komputer, yang nantinya akan kita periksa untuk kelengkapan berkas perkara pembuktian," kata Hendro.

Berkaitan dengan kembali dibukanya kantor DPMPTSP, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto pun melakukan inspensi mendadak (sidak). Operasinya kantor dinas itu telah dibuka garis polisi oleh Polrestabes Bandung pada Minggu kemarin.

Bahkan, untuk memastikan pelayanan kembali berjalan, Yossi sempat melakukan rapat tertutup dengan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Evi Saleha, sebelun berkeliling kantor dinas itu. "Ini untuk memastikan pelayanan publik sudah bisa berjalan hari ini. Tadi juga sempat rapat untuk memastikan posisi yang kosong kini sudah terisi," kata Yossi di kantor DPMPTSP Jalan Cianjur No. 34 Kota Bandung, Senin (6/2/2017).

Menurut Yossi, selama sepakan pelayanan di kantor dinas itu sempat tutup karena masih dilakukan proses penyidikan oleh Polrestabes Bandung. Selama sepekan pun ribuan permohonan izin dipastikan menumpuk karena proses pedaftaran secara online tetap berlangsung.

"Kita pastikan hari ini tidak boleh ada layanan publik yang terhenti. Sebab sejak kemarin sampai satu minggu kita lumpuh berkaitan dengan itu. Alhamdulillah hari ini sudah siap dan bidang bidangnya sudah mulai bekerja sesuai dengan tugasnya," katanya.

Yossi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena selama sepekan pelayanan di dinas itu terhenti. Namun, dipastikan seluruh perizinan kembali normal hingga dua hari ke depan. "Selama dua hari ke depan mungkin belum bisa normal 100 persen, karena ada sistem yang harus dibenahi. Namun pelayanan tetap berjalan. Mohon maaf kepada masyarakat," kata Yossi. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,