12 Kuda Singapura Lengkapi Wisata Riau

12 Kuda Singapura Lengkapi Wisata Riau

12 Kuda Singapura Lengkapi Wisata Riau

Pekanbaru - Investor asal Singapura telah menempatkan 12 ekor kuda untuk Pemerintah Bengkalis, Provinsi Riau guna melengkapi pengunjung menunggang kuda sembari menikmati pariwisata daerah itu khususnya pantai pasir putih Tanjung Lapin, Rupat Utara.

"Pantai rupat berpasir putih potensial dikembangkan karena diminati para wisatawan nusantara dan mancanegara, sehingga keberadaan kuda tersebut diyakini bisa memanjakan pengnjung untuk menikmati wisata pantai,"kata Bupati Herliyan di Bengkalis, Kamis (13/11/2014).

Menurut Herliyan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menggiatkan pengembangan pariwisata di Kecamatan Rupat Utara antara lain menawarkan berbagai investasi lokal, nasional dan internasional.

Sejumlah investor, katanya lagi, sudah mulai melirik bahkan berani berinvestasi untuk sektor komoditas non migas ini.

"Hal ini membuktikan bahwa Bengkalis dilirik investor hasil dari kerja keras Pemkab Bengkalis terus menggencarkan promosi yang dibarengi juga dengan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana di pantai serta penerangan listrik,"katanya.

Sejak beberapa tahun terakhir, katanya lagi, Bengkalis terus menggiatkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kawasan wisata pantai Rupat Utara untuk meransang minat investor untuk berinvestasi.

Di samping itu, katanya, Pemkab Bengkalis juga mendorong pengembangan usaha penginapan, di kawasan Rupat Utara, dan tercatat ada tiga wisma yakni Wisma Mutiara Rupat dengan ketersediaan 12 kamar, guest house.

Khusus yang dikelola Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olaharaga Bengkalis yakni 6 kamar, di samping itu tersedianya 20 kamar rumah warga untuk homestay dan Wisma Avira dengan 20 kamar.

"Wisma dan rumah warga tersebut dilengkapi dengan toilet, ruangan ber-AC dan fasilitas lainnya,"katanya dan menambahkan untuk mengunjungi pantai wisatawan hanya menempuh perjalanan melalui laut dari Dumai atau menggunakan speedboat sekitar 2,5 jam perjalanan dan untuk jalan darat, memang agak lama.

Pemkab Bengkalis juga mendukung warga setempat untuk membuka layanan kuliner khas Melayu, dengan jenis masakan sea food hususnya Rupat Utara. Untuk cenderamata berasal dari hasil kreatitas dan kerajinan warga setempat.

"Untuk mendukung pecepatan pembangunan pariwisata di daerah ini dengan ketersediaan SDM yang berkualitas, maka Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah membangun SMK pariwisata dilengkapi satu unit Balai Latihan Kerja (BLK) Pariwisata yang kini sedang dimatangkan pengerjaan fisik bangunannya," katanya. (AY)

.

Categories:Wisata,
Tags:wisata,