Bom Bunuh Diri Taliban Menewaskan 15 Orang di Pakistan

Bom Bunuh Diri Taliban Menewaskan 15 Orang di Pakistan

Sebanyak 15 orang dinyatakan tewas akibat bom bunuh diri Taliban di Pakistan. (foto - Reuters)

Lahore - Warga Pakistan berduka bagi para korban serangan bom bunuh diri, yang menewaskan 15 orang di Kota Lahore. Kelompok militan Taliban mengklaim betanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut.
 
Dilansir kantor berita AFP, Selasa (14/2/2017) kepala pemerintahan negara bagian Punjab, Shahbaz Sharif mengumumkan satu hari berkabung setelah ledakan bom di Mall Road, salah satu jalan utama di Kota Lahore pada Senin pagi saat jam sibuk.

Akibat ledakan bom tersebut sedikitnya menewaskan 15 orang, termasuk enam polisi. Sedangkan 87 orang lainnya mengalami luka-luka.
 
Faksi Taliban Pakistan, Jamaat-ul-Ahrar mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu. Ledakan bom itu terjadi hanya tiga hari setelah kelompok tersebut mengumumkan, akan melakukan serangkaian serangan terhadap instalasi pemerintah di Pakistan.

Juru bicara kelompok faksi Taliban itu mengingatkan, serangan bom di Lahore tersebut "hanyalah permulaan". Usai ledakan bom, warga Lahore menggelar aksi demo untuk meluapkan kemarahan mereka pada para militan dan pemerintah. 
 
Aksi demo digelar pada Selasa pagi waktu setempat di lokasi ledakan bom. "Mereka (militan) tak ada kaitan dengan Islam, dan mereka juga tak percaya pada agama apapun. Satu-satunya yang mereka tahu adalah membunuh orang. Ini benar-benar aksi terorisme," kata seorang warga bernama Tariq Saleem.

Sementara itu, warga lainnya Nadeem Akhter menyerukan pemerintah untuk berbuat lebih banyak guna mengendalikan situasi. "Anak-anak kami dan orang-orang terbunuh dalam serangan ini," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,